Ditempat yang baru"DRAKA" mengobati luka-lukanya dibantu kepala suku perkampungan baru tersebut,setelah beberapa minggu lukanya mulai membaik dan ia mulai bisa keluar rumah."DRAKA" sangat bingung karena suasana perkampungan baru tersebut sangat asing tidak ada pergantian antara siang dan malam seperti di kampungnya.
Setelah masuk rumah kembali ia bertanya kepada kepala suku tersebut perihal namanya dan nama kampung yang ia tinggali saat ini.dengan tersenyum kepala suku tersebut mengenalkan dirinya bernama"KALAM" dan kampung ini bernama"SALENKA" yang dihuni para suku"MARLEN".dan ia mempunyai seorang putri tunggal bernama"FREYA' yang setiap hari menyiapkan makan dan minum "DRAKA' disaat masa penyembuhan dari sakitnya. dan istrinya sudah lama meninggal saat melahirkan "FREYA".
"DRAKA" juga bertanya tentang tidak adanya pergantian siang dan malam seperti di kampungnya.kemudian "KALAM"menjelaskan bahwa di kampung ini berbeda dengan kampung "DRAKA" karena ditempat ini orang menyebutnya alam ghoib atau orang menyebutnya lebih sering alam bunian. yg tidak ada pergantian siang dan malam seperti di kampung "SABRON"..disini suasanyanya seperti mendung setisp saat dan setiap waktu.
"DRAKA" mulai bisa beradaptasi dan akrab dengan "FREYA" anak kepala suku "SALENKA" tersebut.kegiatan sehari-hari mencari ikan disungai dilakukan berdua dengan "FREYA"disaat berdua mencari ikan mereka mendengar suara seperti auman binatang yang letaknya di ak jauh dari tempat mereka berdua dan mereka segera mencari sumber suara tersebut.ternysta auman tersebut bersumber dari seekor singa yang terjepit patahan pohon yang roboh.
"DRAKA" dengan hati-hati mengangkat kayu yang menggencet dinga tersebut,setelah lepas singa tersebut tidak bisa berjslan karena lukanya cukup parah dan "DRAKA' segera menyobek bajunya digunakan sebagai pembalut luka pada singa tersebut.ia mengobati kaki singa dengan tumbukan daun sebagai obat penghenti pendarahan...setelah diobati dan bisa berjalan, "DRAKA dan FREYA" oergi meninggalkan singa tersebut namun dinga itu malah mengikuti mereka berdua sampai masuk diperkampungan.hal ini membuat para penduduk panik akan tetapi bisa di kendalikanoleh "DRAKA" .
Ia membawa singa tersebut ke dalam rumahnya dan mengobatinya sampai bener-bener sembuh total. setelah sembuh singa tersebut tidak mau pergi dari mereka berdua malah sering membantu dalam perburuan dan mencari ikan.sebaliknya "DRAKA dan FREYA" merasa senang mendapat teman baru dan memberi nama singa tersebut dengan nama "NAGRO".