Poli jantung menjadi tempat di mana pak Surya kini harus menjalani prawatan, demi kesembuhan yang didamba. Toni menjaga mertuanya dengan santai. Dia tak begitu panik, semua dianggap biasa saja olehnya.
Hanya saja, hal itu berbeda dengan Sekar. Meskipun dirinya berada di rumah, namun pikirannya terus saja tertuju ke rumah sakit. Dia benar-benar memikirkan nasib sang ayah. Hanya saja, ruang gerak Sekar terbatas, hanya karena sebuah penyamaran yang dilakukan itu.
Dia tak bisa tenang. Hal itu seakan membuat Raja juga mengalami hal yang sama. Raja, sang anak yang kini mulai bisa menangkap sinyal dari ibu kandungnya. Seharian bayi itu agak rewel tak seperti biasanya.
Meskipun begitu, Sekar pun memakluminya. Dia tetap saja berlaku seperti biasa. Cinta dan sayangnya tak akan pernah pudar. Walau