Sekar dalam kondisi yang sedikit dalam selimut keakutan. Dia yang terpaksa harus menghadapi dua polisi yang kini tak bisa lagi dihindarinya. Dia memandang dua polisi itu dengan sangat hati-hati. Tak mudah baginya untuk bisa bersikap biasa-biasa saja.
Kedua pandangan mata Sekar nampak sangat santun untuk kooperatif dengan apa yang diminta oleh polisi. Beberapa pertanyaan harus dijawab Sekar dengan penuh ketangguhan. Dia memang menutupi kehadiran Ningrum, meskipun begitu Sekar sebenarnya tahu bila apa yang dilakukannya itu salah.
Kedua polisi itu tetap saja melaksanakan tugasnya, menggeledah rumah yang mewah itu hanya untuk memastikan apa benar Ningrum berada di dalam rumah atau tidak. Sekar pun tak menolak untuk itu, dia tetap setia untuk menemani kedua polisi itu menjalankan tugasnya.
D