Lastri yang kian hari semakin menambah rasa cemburunya pada Dimas dan juga Hanum. Dia merasa tak tahan bila kemesraan yang dihadirkan oleh pasangan suami istri itu membuatnya ingin segera mengalihkan pandangan matanya.
Rasanya emosi yang ada dalam hati itu pun meluap-luap. Terkadang Lastri ingin segera meluapkan emosi yang terkandung di dadanya. Namun, jika keinginan itu muncul, Lastri segera mengalihkan pada bayangan sang ayah yang kini butuh suplai pengobatan yang tak sebentar.
Lastri harus bisa menahan perasaan yang selalu menggebu dalam dadanya. Dia yang melangkah dengan membawa sayur ke meja makan, nampak pandangannya begitu tabu. Hingga tanpa sadar rasa cemburu itu membuat mangkok yang berisi sayur itu terjatuh.
Semua isi sayur berserakan menghiasi lantai. Hanum dan Dimas yang sud