Wanita yang sedang dalam pandangan lurus oleh Dimas itu ternyata adalah Sekar. Saat Dimas baru saja turun dan melangkah, Sekar ternyata sudah mendapatkan taksi.
Sedangkan Dimas tak sempat memberikan sebuah tawaran kepada wanita yang tak lain adalah Sekar. Saat Sekar baru saja membuka pintu kendaraan itu, Dimas tampak menamatkan pandangannya. Dari arah samping, dia seolah melihat bahwa wanita yang sedang menggendong bayi itu sangatlah mirip dengan cinta masa lalunya.
“Sekar,” ucap Dimas dalam hatinya.
Dimas terus saja memfokuskan pandangannya. Dia sama sekali tak beralih ke arah lain. Akan tetapi dia tak bisa berlama-lama memandang awajah wanita itu, karena dia sudah terlanjur masuk ke dalam kendaraan.
Taksi yang terlihat meninggalkan sebuah pandangan yang tertancap di kedua mata Dimas.