“Ini sudah tiga hari, mereka tidak memberi jawaban.”
Kecemasan yang dirasakan oleh Vizena itu juga menggelayuti pikiran Leoxard. Mereka telah mengepun dinding Ibukota sejak pertama kali tiba. Tak membiarkan satu pun makhluk hidup melewati pintu gerbang ibukota.
“Mereka akan segera menyerah jika pasokan mereka telah habis.” balas Leoxard berusaha untuk setenang mungkin. Padahal dalam hatinya dia pun gelisah, ada ribuan nyawa penduduk yang terancam juga di dalam Ibukota.
“Feiry akan segera kembali, kita bisa melihat kondisi di dalam Ibukota setelah ini.” Zaviest pun turut berusaha untuk menenangkan Vizena, karena sejak surat tuntutan agar Louth menyerah belum direspon sama sekali sehingga membuat Vizena lebih tegang dari biasanya.
Mereka terus bersiaga dengan pasukan yang berbaris siap