BAB-26. HADIAH KECIL.
Kamar itu berukuran 2x2 dengan pencahayaan yang temaran. Aku masuk ke dalam, melihat sekeliling dengan pandangan pilu. Begitu pintu terbuka, hal pertama yang kulihat adalah tumpukan kardus dan kotak kontainer. Aku membuka kardus yang tidak tertutup rapat itu. Isinya pakaian dan kardus lain berisi sepatu dan barang-barang lain. Di sisi lain, terdapat lipatan kardus yang sengaja diletakkan di atas lantai lalu ditutup dengan selimut tebal. Di atas selimut ada selimut lain dan sebuah bantal. Sudah bisa dipastikan di sini lah Sekar tidur setiap malam.
Meski ruangan itu bersih dan tertata rapi, tidak bisa kupungkiri tempat ini jauh dari kata layak untuk dihuni. Di samping pintu masuk, sebuah tempat sampah penuh dengan bungkus mie instan teronggok bisu, mengejekku. Dengan