Darlz Ildar mengawali pertempuran itu, dia menghantam Fenz dengan tinjunya sekuat tenaga. Namun Fenz berhasil menghindari pukulan itu dengan melompat beberapa langkah ke belakang. Darlz Ildar kembali mengeluarkan kekuatan yang lebih kuat dan mengarahkan pukulannya ke tanah dan membuat lubang besar di hadapan mereka.
Fenz menembakkan musket-nya ke kaki Darlz Ildar, namun tubuh Darlz Ildar yang keras membuat peluru dari musket Fenz berjatuhan ke tanah tanpa melukai tubuh Darlz Ildar sedikitpun. Fenz mengubah arah tembakannya, mengarahkannya langsung ke kepala Darlz Ildar.
Secepat kilat Darlz Ildar menghindari tembakan Fenz, dan melesat dengan tinjunya lagi mengarah pada tanah yang dipijak Fenz, Itasuke, dan timnya. Seketik tanah itu retak dan membentuk lubang besar. Fenz dan yang lainnya berhasil menghindari pukulan dari Darlz Ildar dengan melompat menjauhi Darlz Ildar. Mereka membuat formasi melingkar, mengelilingi Darlz Ildar.
Mereka semua berdiri waspada, weapon-weapon digenggam dengan kuat, mereka menatap Darlz Ildar yang berada di lubang besar itu. Saling memberi isyarat untuk melawan Darlz Ildar. Kemudian Itasuke mengalirkan sihir listrik berwarna biru pada pedang panjangnya, lalu menebaskannya ke bagian belakang tubuh Darlz Ildar yang sedang mendekati Fenz. Kilatan listrik biru menyambar tubuh Darlz Ildar, membuat sosok mengerikan itu dipenuhi percikan kilat yang menyambar-nyambar. Untuk sesaat Darlz Ildar tidak bergerak.
Melihat Darlz Ildar berhenti bergerak, Fenz dengan cepat melompat ke dalam lubang besar lalu menebaskan pedang yang telah dipasang pada musket-nya, mengarahkannya pada leher Darlz Ildar. Namun serangan itu tidak melukai Darlz Ildar sedikitpun, tubuhnya mengeras seperti kristal ketika pedang musket Fenz mengenai tubuhnya.
Fenz menjauhi Darlz Ildar setelah mengetahui usaha yang dilancarkannya tidak berhasil melukai sedikitpun tubuh musuhnya. “s**l…aku terlambat, tubuhnya telah mengeras, padahal tadi sempat diam beberapa detik saat sihir Itasuke melumpuhkannya sebentar.” Fenz bergumam dalam hatinya, lalu Fenz menyadari sesuatu, dan Menyusun rencana dalam sekejap.
Fenz berlari menuju tempat Itasuke berdiri, lalu dia mengungkapkan rencananya.
“Itasuke… sepertinya pukulan biasa tidak akan mempan kepadanya. Kekuatan baru Darlz Ildar membuat tubuhnya terlindungi kristal saat kita menyerangnya dengan weapon biasa, tapi saat kau mengalirkan sihir pada pedangmu tadi, hal itu menghalangi dirinya membuat kristal untuk melindungi tubuhnya.”
“Yah… aku juga menyadari hal itu, aku akan menghentikannya dengan pedang listrikku, lalu kalian serbu makhluk itu secepatnya sebelum kekuatan kristal itu melindunginya lagi.”
“Baiklah,”kata Fenz sambil memberi isyarat pada anggota tim Itasuke yang lain.
“Bersiaplah, aku akan segera memulainya.” Itasuke kembali mengeluarkan sihir listrik pada pedang panjangnya, seketika pedang itu becahaya biru dari percikan listrik.
Fenz telah bersiap menyerang Darlz Ildar dengan musket, dari jauh dia membidik kepala Darlz Ildar. Sedangkan Miyuki dan anggota tim Itasuke yang lain, siap dengan weapon mereka.
Pria berbadan tegap dengan rambut silver berdiri bersebrangan dengan Fenz, tangan pria itu menggenggam sepasang machine g*n yang telah dialiri sihir, tangannya telah siap menarik pelatuk ada machine g*n dan mengarahkannya kepada Darlz Ildar. Di sebelah Taurus, seorang wanita berambut panjang yang diikat ke atas berwarna merah, dia adalah Fressia seorang pengguna panah, tangannya menggenggam busur panah yang telah ditarik sekuat tenaga. Matanya yang berwarna coklat, menggambarkan sosok mengerikan, Darlz Ildar.
Di seberang wanita itu, seorang pria berbadan besar, Kien membuat kuda-kuda bertarung sementara tangannya menggenggam grenade launcher yang terlihat sangat berat, tetapi tubuh besarnya membuat weapon itu terasa ringan. Sementara itu, di sebelah pria berbadan besar, sorang wanita dengan part mecha menggenggam sebuah rifle. Mereka semua mengarahkan weapon kepada Darlz Ildar yang berada di lubang besar di depan mereka. Mereka telah siap menjalankan peran mereka, sesuai dengan yang telah direncanakan oleh kapten tim mereka dan juga Fenz.
Itasuke menebaskan pedangnya dari kejauhan, melemparkan sihir listrik biru ke arah Darlz Ildar. Cahaya biru yang menyilaukan menyala saat pedang itu berayun. Sihir listrik berwarna biru yang sejak tadi mengalir pada pedang Itasuke, kini melesat ke arah Darlz Ildar dan langsung mengenai tubuhnya. Listrik itu berpindah dan menjalar di tubuh Darlz Ildar, membuatnya berhenti bergerak untuk beberapa saat, kemudian bergetar hebat.
Sedangkan pria berambut silver, yang dikenal Fenz bernama Taurus. Pria itu menembakkan peluru dari sepasang machine g*n berbarengan dengan tebasan pedang Itasuke. Peluru itu telah diberikan sihir listrik berwarna biru seperti Itasuke, kemampuan mereka berdua sama, tetapi Taurus menggunakan sepasang machine g*n sebagai alat penghantar sihir.
Peluru itu mengeluarkan cahaya biru yang membuatnya seperti komet dengan ekor berwarna biru dan langsung mengenai Darlz Ildar. Sihir yang dilancarkan keduanya begitu kuat menghantam Darlz Ildar.
Melihat Darlz Ildar tak bergerak karena sihir dari Itasuke dan Taurus, Fenz langsung menembakkan beberapa peluru ke kepala Darlz Ildar. Diikuti dengan anggota tim lainnya yang tak ingin melewatkan kesempatan itu, mereka melancarkan serbuan secara bersamaan. Terdengar bunyi yang memekakkan telinga dan angin kencang ketika jurus-jurus mereka mengenai Darlz Ildar.
Miyuki yang berada di sebelah Itasuke, mengeluarkan partikel es dari tangan kanannya, sementara tangan kiri menggenggam grimoire. Perlahan partikel es menyebar di sekeliling mereka kemudian membentuk perisai es yang melindungi mereka.
Darlz Ildar mengeluarkan kekuatan yang lebih besar untuk melepaskan dirinya dari sihir listrik yang mengenainya, lalu menepis seluruh serbuan yang ditujukan padanya. Aura gelap yang lebih kuat menyelimuti tubuhnya, dan menghancurkan tanah yang dipijaknya. Tubuhnya terangkat ke udara, lalu aura gelap yang kuat menyelimuti tubuh Darlz Ildar, kemudian berubah menjadi kristal berwarna hitam yang memancarkan aura gelap, membentuk lapisan yang menutupi seluruh tubuhnya. Di bagian dahinya muncul kristal berwarna merah, yang diduga sebagai titik lemah, meskipun cukup sulit dijangkau. Dia memiliki empat mata merah, dan banyak kristal hitam yang menonjol dari tubuhnya dan juga sayap berwarna ungu. Lalu pedang kristal berukuran besar keluar dari tangannya
Setelah perubahan itu, kemudian Darlz Ildar meluncur dengan kecepatan penuh menendang ke tanah di depan Fenz, lalu menarik kakinya dan kembali menendang lalu mengayunkan pedang kristal hitam kepada Fenz. Dengan wajah yang dipenuhi amarah dan kebencian, Darlz Ildar menebaskan pedangnya kepada Fenz dan menendang secara bergantian. Beruntung perisai es Miyuki yang sangat kuat melindungi Fenz. Hanya angin kencang dan aura gelap yang membuat Fenz terus mundur beberapa langkah sambil menahan aura gelap itu dengan menyilangkan kedua tangan di depan dadanya sambil tetap menggenggam musket.
Fenz menahan tubuhnya dengan kaki yang bertumpu pada tanah, lalu dia mengayunkan musket-nya dan mengarahkan pedang kecil pada kristal merah kecil yang ada di tubuh Darlz Ildar. Darlz Ildar menahan pelawanan Fenz, dia merebut musket itu lalu menghempaskannya ke tanah membuat Fenz kini tidak menggunakan weapon, berguling ke bawah Darlz Ildar lalu melompat untuk mengambil musket yang dijatuhkan Darlz Ildar. Fenz meraih musket-nya, lalu berlari menjauh dari Darlz Ildar.
Melihat Fenz kewalahan, Itasuke kembali menebaskan pedang yang telah dialiri sihir listrik ke arah Darlz Ildar. Dia mengerahkan seluruh kekuatannya pada setiap tebasan pedang itu. Sambil berlari sekuat tenaga, Itasuke kemudian melompat dan menghantamkan pedangnya ke kepala Darlz Ildar. Serbuan dari anggota dewan penjaga itu berhasil menghentikan Darlz Ildar dan membuatnya berbalik pada Itasuke.
Darlz Ildar melepaskan pedang kristalnya, melemparkannya ke arah Itasuke, lalu pedang itu berputar-putar menebas ke segala arah seperti bomerang. Lalu Darlz Ildar menghantamkan pukulannya ke tanah sambil mengeluarkan shockwave berwarna merah kehitaman yang menjalar di tanah membuat tempat itu berguncang.
“Awas! Jangan sampai terkena shockwave itu! Itu bisa mencabik-cabik tubuh kalian,” teriak Fenz mengingatkan.
Mereka semua melompat setinggi yang mereka bisa untuk menghindari shockwave yang dikeluarkan Darlz Ildar. Sementara itu, pedang Darlz Ildar yang masih berayun di udara, berhasil membuat mereka kewalahan. Taurus hampir terkena tebasan pedang itu, lalu dia melompat sambil salto di udara kemudian menembakan beberapa peluru yang telah diberi sihir listrik untuk menghentikan putaran pedang Darlz Ildar. Namun aura gelap yang menyelimuti pedang itu, menangkis peluru dari Taurus.
Putaran pedang akhirnya terhenti ketika Kien dengan tubuhnya yang besar, menaiki pedang itu lalu membuatnya terjatuh ke tanah. Melihat pedangnya telah terjatuh, Darlz Ildar merebutnya kembali dengan menjulurkan tangannya lalu menariknya dari jauh.
Darlz Ildar kembali melompat lalu menendang dengan kekuatan penuh, menimbulkan angin kencang saat kakinya yang tertutup kristal hitam menghantam tanah, menciptakan shockwave, membuat Fenz dan yang lainnya terkejut dan kehilangan keseimbangannya.
Belum sempat mereka kembali berdiri dengan sempurna, Darlz Ildar melemparkan pedangnya kembali, membuat pedang kristal itu berputar-putar di udara, lalu mengarahkan tinjunya kepada Itasuke yang telah mengusiknya. Dengan cepat Miyuki kembali membuat perisai es untuk seluruh anggota tim yang ada, melindungi mereka dari shockwave hitam yang berbahaya itu.
Darlz Ildar terus mengeluarkan kekuatannya dan terus melancarkan serangannya tanpa ampun, kini dia mengincar Itasuke. Darlz Ildar menarik kakinya ke belakang, lalu menendang Itasuke dan kembali menendang dengan kaki yang satunya secara bergantian. Dan dengan tangannya yang tertutupi kristal hitam, Darlz Ildar mengarahkan tinjunya bertubi-tubi.
Itasuke menangkis setiap serbuan Darlz Ildar dengan pedangnya, terdengar bunyi gemerincing dari pedang Itasuke yang beradu dengan bagian tubuh Darlz Ildar yang terlapisi kristal. Listrik biru menyambar saat pedang itu menyentuh aura gelap yang menyelimuti tubuh Darlz Ildar.
Itasuke kemudian melompat tinggi saat mengetahui tanah pijakannya retak terkena shockwave. Lalu dengan cepat, dia melepaskan sihir listrik dari pedangnya, dan berhasil mengenai Darlz Ildar dan membuatnya berhenti bergerak beberapa saat.
Tiba-tiba Darlz Ildar melompat beberapa meter sambil menyerap energy negatif Darlz yang berada di tempat itu. Kemudian memutar tangannya, dan menghantam tanah dengan kuat, menciptakan shockwave yang lebih besar. Darlz Ildar mengulurkan tangannya lalu menarik pedangnya yang sejak tadi terus berputar di sekelilingnya. Menghantamkan pedang itu pada itasuke dan berhasil memecahkan perisai es Miyuki.
Fenz berlari dengan musket di tangannya, menghunuskan pedang yang terpasang pada ujung musket, berharap pedang itu mengenai kristal merah yang ada di dahi Darlz Ildar, namun Darlz Ildar sudah siap dengan berbagai serangan yang mereka lancarkan, seolah dia bisa membaca setiap rencana yang mereka buat.
Darlz Ildar melemparkan pedangnya ke udara lalu mengepalkan tangannya dan mengarahkan pukulan pada Fenz. Fenz terkena pukulan telak di perutnya dan terpental beberapa meter, musket yang digenggamnya terlepas dari tangannya. Fenz mengerang kesakitan, tangannya memegang perutnya sedangkan kedua kakinya ditekuk hingga dadanya.
Darlz Ildar kembali mengepalkan tangannya kemudian mengumpulkan kekuatan dan mengubah tangannya menjadi kristal hitam yang runcing, kemudian melompat ke arah Fenz yang kesakitan. Tiba-tiba muncul partikel es yang mengelilingi Fenz, lalu berubah menjadi perisai yang melingungi Fenz dari serangan Darlz Ildar. Miyuki kembali membuat perisai es untuk melindungi Fenz saat melihat Darlz Ildar berusaha memberikan pukulan berikutnya.
Itasuke mengalirkan sihir listrik berwarna biru pada pedang panjangnya, lalu menebaskannya, namun secara tiba-tiba sebuah lubang spiral hitam muncul di belakang Itasuke. Puluhan monster kegelapan berbentuk kristal hitam keluar dari lubang spiral hitam, monster-monster itu memliki bagian tubuh sama seperti manusia tetapi seluruhnya terbentuk dari kristal hitam, dengan wajah mengerikan, mata yang terbuka lebar berwarna merah. Pada tangan monster itu terdapat perisai kristal besar yang menutupi sebagian tubuhnya.
Monster-monster itu berlarian, menyerbu Itasuke sambil menghentakan perisainya ke tanah. Lubang spiral hitam kembali terbuka dan lebih banyak monster Darlz berbentuk kristal hitam keluar dari lubang itu dan mengepung mereka.