Ardan berjalan tenang di lorong tempat Abel dirawat. Di tangannya terdapat beberapa tangkai mawar merah yang sudah dilapisi plastik transparan. Ada beberapa suster yang lewat. Karena datang setiap hari, Ardan kerap mendapat senyuman dari beberapa suster yang ditemuinya. Seperti sekarang.
Berulang kali Ardan mencium bunga yang dibawanya. Sudah empat hari sejak ia terakhir kali mengganti bunga. Kemarin ia melihat bahwa bunganya sudah layu sehingga ia membawa yang baru hari ini. Sedangkan Abi, sejak pernyataan cintanya ditolak, sejak saat itu pula Abi tidak pernah terlihat lagi di rumah sakit. Ardan mengira bahwa Abi mungkin merasa bahwa tidak ada gunanya lagi datang kalau tidak mendapatkan apa-apa. Itu lebih baik. Tidak hanya untuk Abi sendiri, tapi untuk Ardan juga.
Beberapa meter lagi se