Hari semakin malam tetapi Kegan belum juga menunjukkan dirinya pulang ke rumah. Kanin sudah menunggu hampir empat jam semenjak ia pulang dari butik dengan tujuan sengaja menunggu Kegan datang. Namun, laki-laki itu masih belum menampakkan dirinya hingga saat ini.
Beberapa kali Kanin sempat menghubungi Kegan tetapi berakhir dengan panggilan tidak terjawab. Entah ke mana laki-laki itu pergi hingga Kanin cemas sekaligus marah karena tindakannya yang tidak menepati janji. Semula Kegan sudah mengatakan akan datang ke acara makan malam keluarganya, tetapi sampai saat ini laki-laki itu belum juga datang.
“Ini ke mana, sih,” gerutu Kanin seraya berusaha menghubungi nomor Kegan. “Trash!”
Kanin benar-benar berhasil dibuat frutrasi dengan tindakan Kegan kali ini. Jika saja laki-laki itu tidak menga