Ara terdiam di depan pintu apartemen seorang laki-laki yang notabenya adalah kekasihnya. Seorang wanita berdiri dari balik pintu dengan balutan piyama berwarna ungu tua. Ara bertanya-tanya apakah ia salah tempat? wajahnya mendongak menatap nomor yang tertera di gawang atas pintu, dan memang benar ini adalah apartemen milik kekasihnya.
"Siapa kamu!?" sergah Ara dengan suara meninggi.
"Apa-apaan ini?! yang sopan dikit dong! ga ada tata krama atau bagaimana?" jawab si wanita tak kalah garang dari Ara.
Ara terdiam, ia baru sadar jika posisinya saat ini adalah seorang pengantar makanan.
"Maaf. Tapi Anda siapa? kenapa ada disini?" tanya Ara kembali.
"Kamu sendiri siapa?! beraninya seorang antar paket ikut campur masalah pribadi klien!"
"Dah sana pergi!" Bukannya bertindak sopan, wanita itu