Seorang penjahat tetaplah manusia yang memiliki rasa takut.
Tiga hari berikutnya setelah Ara dibawa pergi oleh Soraya, sekarang di kantor Dhafin, sang pemilik tengah disibukkan oleh sebuah dokumen gugatan ke pengadilan.
"Kau sudah siapkan catatannya?" tanya Dhafin kepada sekretasnya tanpa beralih dari layar komputernya.
"Sudah, Pak. Semua data file yang ditentukan sudah terlampir dalam laporan."
"Ajukan permintaan gugatan siang ini, aku ingin ini cepat selesai," lanjut Dhafin dan diangguki oleh Juna.
Saat pria itu keluar dari ruangannya, Dhafin hendak memanggil Ara, tetapi sedetik kemudian dia teringat jika Ara tidak lagi bersamanya.
"Ah, sangat mengganggu pikiranku," ujarnya kesal seraya berdiri dan menyeduh kopi s**u di meja sudut ruangannya.
Secangkir kopi ia nikmati seraya menatap kota dari ketinggian ruangannya, tiga hari ini ia sudah me