Hari ini adalah hari yang melelahkan, entah hati maupun jiwa semua mulai kewalahan menghadapi kenyataan.
Setelah tadi pagi akad pernikahan selesai, malam ini Dhafin dan Rosella sudah pindah ke mansion miliknya.
Suasana begitu canggung, tidak ada yang memulai perbincangan disana, Rosella tengah disibukkan dengan tumpukan dokumen untuk memulai perlawanannya secara hukum dengan Arjun, sesuai perjanjian kemarin, jika mulai saat ini mereka akan membuktikan kekuatan melalui jalur hukum.
Dhafin terdiam di samping laci ranjang tidurnya, ia melirik ke luar melihat istrinya begitu sibuk. Pikirannya dipenuhi oleh perkataan Ayahnya tadi pagi.
"Ingatlah, ini bukan sekedar pernikahan main-main saja. Kau dan Rosella adalah suami istri yang sah secara hukum, hiduplah bersamanya seperti seorang suami y