Tak terasa tiga sudah berlalu, selama itu juga Rosella masih teringat jelas dengan kejadian di rumah sakit, ia tidak bisa menepis ingatan yang melekat dalam pikirannya itu.
"Ada apa?" tanya Dhafin yang sejak tadi melihat istrinya terus saja melamun.
Rosella tersentak, "Tidak ada."
"Aku berangkat dulu," imbuhnya yang sudah bersiap ke rumah sakit untuk melakukan check up kandungannya.
Dhafin yang bersiap sudah berpakaian rapi untuk menghadiri rapat itu sekali lagi bertanya.
"Tidak apa-apa sendiri?"
Rosella mengangguk, "Tidak perlu khawatir, hanya cek up doang."
Dhafin mengangguk pelan.
"Kalau gitu hati-hati di jalan, hubungi aku jika ada apa-apa."
Rosella mengiyakan kemudian segera menuju ke rumah sakit bersama dengan supirnya.
Di perjalanan ia terus saja melamun, tangannya mengelu