Alea duduk di kursi saksi dengan tangan dingin. Pengacara Sophia langsung menanyakan utang serta kontraknya dengan Tobias.
"Benar, Tobias sengaja menagih ketika mengetahui saya baru mendapatkan uang," jawab Alea.
Tobias menunduk. Ia telah berjanji tidak meminta Alea menyembunyikan apa pun.
"Jadi Tobias memanipulasi anda?"
"Dalam urusan kontrak pertama, iya. Tapi itu tidak berarti dia memalsukan bukti pembunuhan ayahnya. Dua hal buruk tidak otomatis menjadi hal yang sama."
Alea menjelaskan bagaimana ancaman datang, bagaimana Sophia menculiknya, dan bagaimana Helena mengendalikan bianglala. Ia juga mengakui Tobias beberapa kali bersikap mengontrol atas nama perlindungan.
Jaksa menunjukkan bukti bahwa Tobias menyerahkan seluruh rekaman kepada polisi tanpa mengubahnya. Ahli independen telah memastikan keaslian dokumen Damien.
Pengacara Sophia mencoba menggambarkan Alea sebagai kekasih yang membela Tobias. Alea menjawab mereka belum berpacaran dan sedang menjaga jarak karena perilaku Tobias sendiri.
Kejujurannya justru memperkuat kesaksian. Ia tidak terlihat menutupi kesalahan pria tersebut.
Setelah sidang, Tobias menunggu di lorong.
"Terima kasih sudah mengatakan semuanya," katanya.
"Kamu marah?"
"Malu, iya. Marah, tidak."
Alea mengatakan dirinya belum siap kembali berkencan. Tobias menerima tanpa menawarkan hadiah atau menaikkan honor.
Rendra bersaksi berikutnya mengenai serangan server dan pesan Ramos. Matias serta Damar memberikan bukti tentang kecelakaan Damien.
Pada akhir pekan, Tobias mengirim surat permintaan maaf tertulis kepada Alea. Tidak ada bunga atau cek. Ia mengakui setiap cara yang pernah digunakan untuk membuat Alea bergantung.
Alea menyimpan surat itu, tetapi tidak langsung menjawab.
Sidang berlanjut ketika Yuda tiba-tiba menarik kesaksian dan mengaku Tobias membayarnya untuk menuduh Helena.
Perubahan kesaksian Yuda membuat ruang sidang gaduh. Jaksa meminta waktu memeriksa kemungkinan tekanan atau suap.
Tobias menyangkal pernah membayar Yuda. Rekening perusahaan dan pribadinya diperiksa, tetapi tidak ditemukan transfer.
Rendra menemukan keluarga Yuda menerima rumah baru melalui perusahaan milik saudara pengacara Helena. Yuda akhirnya mengaku diancam bahwa keluarganya akan dibunuh jika tidak menarik kesaksian.
Polisi memindahkan keluarganya ke perlindungan. Yuda kembali pada pengakuan awal dan memberikan rekaman ancaman.
Pengacara Helena dikeluarkan dari tim kasus serta diperiksa atas perintangan keadilan.
Di tengah kekacauan, perusahaan Tobias kehilangan dua investor. Dewan menyarankan ia mengundurkan diri sementara agar kasus pribadi tidak merusak bisnis.
Dulu Tobias pasti menolak karena merasa hanya dirinya mampu memimpin. Kini ia menunjuk direktur sementara dan mengambil cuti.
"Apa kamu baik-baik saja tanpa kantor?" tanya Alea melalui pesan pertama setelah beberapa hari diam.
"Aku baru dua jam cuti dan sudah menyusun ulang lemari. Sepertinya tidak."
Alea tertawa membaca jawabannya. Ia mengajak Tobias membantu produksi konten kuliner sebagai asisten biasa tanpa kuasa memberi perintah.
Tobias membawa kamera, memegang reflektor, dan berkali-kali salah mengambil sudut. Alea memarahinya seperti staf magang.
"Kamu menikmati ini, ya?"
"Sangat."
Hari tersebut membuat mereka berbicara tanpa uang atau ancaman. Tobias meminta kesempatan memperbaiki hubungan, bukan langsung meminta status.
Alea setuju berteman lebih dekat selama ia melihat perubahan konsisten.
Sore itu Rendra datang mengantar dokumen. Ia melihat Tobias membawa tas peralatan Alea dan tertawa puas.
"Akhirnya Boss tahu rasanya disuruh-suruh."
"Diam sebelum gajimu kupotong."
"Katanya sedang belajar tidak mengontrol lewat uang?"
Tobias kehilangan jawaban, membuat Alea dan Rendra tertawa bersama.
Setelah persidangan panjang, Sophia dinyatakan bersalah atas penculikan, ancaman, dan keterlibatan dalam usaha menghilangkan bukti. Helena terbukti memerintahkan sabotase kendaraan Damien serta menjalankan pencucian uang.
Yuda, Ramos, dan para kaki tangan menerima hukuman sesuai peran serta kerja sama mereka. Damar memperoleh perlindungan identitas permanen.
Tobias mendengarkan putusan tanpa merasa lega sepenuhnya. Damien tidak kembali dan tahun-tahun yang hilang tidak dapat dibayar dengan hukuman.
Di luar pengadilan, ia mengunjungi makam papanya bersama Alea serta Matias.
"Semuanya selesai," kata Tobias.
Matias menggeleng. "Kasusnya selesai. Dukamu tidak harus selesai hari ini."
Tobias mulai mengikuti konseling. Alea menolak menjadi satu-satunya tempat ia melampiaskan marah dan takut.
Perusahaan meminta Tobias kembali. Ia bersedia dengan syarat dewan memperkuat pengawasan dan program perlindungan pelapor. Pengalaman Damien menunjukkan satu pemimpin tidak boleh menyimpan seluruh bukti sendirian.
Rendra diangkat menjadi direktur keamanan informasi. Ia menerima jabatan setelah memastikan kenaikan tersebut bukan hadiah karena membantu kasus.
Kampanye Alea selesai dengan hasil terbaik. Perusahaan menawarkan perpanjangan satu tahun, tetapi kontrak dikelola tim pemasaran tanpa campur tangan Tobias.
Alea menerima setelah menegosiasikan honor secara profesional.
Pada malam setelah putusan, Tobias mengajak Alea kembali ke bianglala. Taman sudah ramai dan aman.
Di kabin tertinggi, Tobias bertanya, "Apa sekarang aku boleh mengajakmu pacaran?"
Alea berpura-pura berpikir lama. "Syaratnya tidak ada utang, ancaman, atau kontrak pribadi."
"Setuju."
"Dan jangan membelikan hadiah mahal setiap kali salah."
"Itu sulit, tapi aku coba."
Alea akhirnya berkata iya. Tobias meminta izin sebelum menciumnya. Ciuman pertama mereka terjadi di tempat yang dahulu menjadi lokasi penculikan, mengubah kenangan buruk menjadi awal yang dipilih sendiri.
Menjadi pacar Tobias ternyata melelahkan. Lelaki itu membuat jadwal kencan dalam kalender bersama dan mengirim undangan rapat untuk makan malam.
"Orang pacaran tidak mengirim agenda tiga halaman," protes Alea.
"Supaya waktunya efisien."
Alea menghapus agenda dan mengajak Tobias makan bakso mendadak. Tobias mengeluh, tetapi ikut.
Masalah lain muncul ketika Tobias selalu membayar. Alea ingin bergantian, sedangkan Tobias menganggap pembagian tagihan membuang waktu.
"Aku punya penghasilan. Kalau kamu terus bayar, rasanya seperti kontrak lama."
Tobias akhirnya membiarkan Alea membayar kencan sederhana. Sebaliknya, Alea belajar menerima hadiah pada hari istimewa tanpa langsung menganggapnya alat kontrol.
Rendra menjaga jarak beberapa minggu, lalu kembali berteman dengan keduanya. Ia mulai berkencan dengan seorang jurnalis teknologi bernama Naya, meski Alea curiga hubungan itu hanya untuk melupakan dirinya.
"Aku sungguh menyukai Naya," kata Rendra. "Dunia tidak terus berputar mengelilingimu."
"Aku food vlogger terkenal. Sedikit berputar boleh."
Matias masih mengawasi Tobias dengan ketat. Ia menetapkan jam pulang Alea meskipun keponakannya sudah dewasa.
"Om juga harus belajar batas," kata Alea. "Aku akan memberi kabar, bukan meminta izin setiap kali keluar."
Matias tersinggung, tetapi mengakui kebiasaan melindunginya semakin kuat setelah ancaman Sophia.
Hubungan Alea dan Tobias berjalan tiga bulan tanpa skandal besar. Kemudian Tobias mendapat tawaran membuka kantor regional di Singapura selama satu tahun.
Ia ingin Alea ikut, tetapi kampanye serta keluarga Alea berada di Indonesia.
"Aku tidak bisa memindahkan hidup hanya karena pacarku pindah," kata Alea.
Untuk pertama kalinya, hubungan mereka harus menghadapi jarak tanpa musuh yang dapat disalahkan.