Allana dan Nita duduk di meja makan. Allana mengoleskan selai coklat ke dalam roti tawarnya sedangkan Nita tampak melamun akibat perlakuan baik yang Allana tunjukan padanya. Berbeda dengan Sasha, gadis itu tidak bertanya kabar walau sebatas lewat pesan.
Hari ini merupakan hari libur, jadi Allana berniat untuk meluruskan konflik yang terjadi antara Nita dan Ayahnya. Sebagai seorang yang mudah bersimpati membuat Allana tidak tega mendapati Nita yang tampak murung dilanda kegelisahan.
Dalam lamunannya, Nita sadar, selama ini bergaul dengan Sasha tidak memberinya hal yang baik melainkan sebaliknya. Menatap Nita yang diam tampak berfikir, Allana meletakan rotinya di piring, pandangannya berfokus pada Nita yang duduk berhadapan di seberangnya.
"Nita, yang terjadi kemarin sama kamu, jangan di