Allana melangkah keluar dari dalam toilet sembari memegang buku diary itu erat. Saat Allana menutup pintu dan berbalik, kedua matanya terbelalak melihat Sasha yang berdiri di hadapannya.
"Muka lo kenapa? Takut?" tanya Sasha.
"Minggir!" perintah Allana ingin berjalan keluar namun dihalangi oleh Sasha.
"Panik banget, ada yang lo sembunyiin, ya?" tanya Sasha menaikan sebelah alisnya.
"Bukan urusan kamu!" balas Allana tegas.
Pandangan Sasha turun, melihat sebuah buku berukuran sedang di tangan Allana.
"Itu apa?" tanya Sasha membuat Allana segera menaruh buku itu di balik punggungnya.
"Bukan apa-apa," jawab Allana tapi kalimat yang diucapkan tergesa itu membuat Sasha terpancing ingin mengetahui.
"Bohong! Sini, gue mau lihat!" pinta Sasha mencoba menjangkau buku itu.
"Jangan!" cegah Al