Welcome.. Welcome my new reader and royal reader. Di hari yang biasa ini, gue akan temani kalian kembali dengan cerita gue. Kemarin kan belum selesai tuh, nah hari ini gue mau tuntasin drama perselingkuhan pertama bapak gue. Sebelum mulai nih, siapkan hati dan mental kalian semua terutama yang punya pengalaman pernah diselingkuhin. Yaudah dari pada lama banget nih pembukaan nya, kita cus langsung melintasi waktu kembali di novel ini.
*Flashback on*
Ketika gue dan bapak gue udah duduk tenang di mobil dan mau berangkat tiba-tiba ibu gue muncul di depan mobil, udah kaya mba kunti yang muncul di pagi-pagi.
"Astagaa... Mamah bikin kaget aja, untung papah belum nginjek gas mobil." Protes bapak gue dengan sambil memegang d**a nya seperti mau keluar itu jantung saking kaget nya.
"Iya mah, jangan tiba-tiba gitu. Untung reihan engga nyungseup kebawah." Protes gue juga ke ibu gue karena emang posisi gue belum pake seatbelt.
"Iya maaf maaf, habisnya kalian ibu panggil-panggil tapi engga berhenti. Jadinya ibu berlari dan berhentiin kalian seperti tadi." Ucap ibu gue sambil dengan napas yang ngos-ngosan.
"Ya sudah, ada apa mah?" Jawab bapak gue segera agar kami bisa berangkat.
"Ini loh, mamah sudah buatkan dumpling soup sama kimbab ayam, dan tadi mamah coba-coba juga bikin kimchi untungnya jadi tepat waktu deh." Ucap ibu gue bangga karena berhasil membuat bekal makan siang buat gue dan bapak gue.
"Ma-ma-makasih mah udah buatkan bekal untuk papah. Maaf jadi repotin mamah ya," jawab bapak gue kembali dengan muka yang sedikit takut karena makanan nya dibuat oleh ibu gue.
"Iya sayang, mulai hari ini. Aku akan fokus untuk menjadi ibu rumah tangga yang baik, urusan kantor biar nanti di takeover sama papah aku aja dulu." Ucap ibu gue antusias.
"Ha? Engga usah mah, lebih baik kamu fokus di kantor papah kamu aja dulu. Masalah rumah tangga serahkan sama mbok mirna aja." Balas papah gue yang di iringi anggukan dari gue tanda kalau gue setuju.
"Loh kok gitu? Kan aku ingin mengurus suami tercintaku dan juga anak semata wayang ku, aku gamau kehilangan momen berharga ini. Kalian engga suka ya kalau mamah lebih banyak di rumah?" Ucap ibu gue dengan nada yang kecewa.
"Bukan gitu mah, yaudah gimana kamu suka nya aja. Papah sama reihan akan dukung terus asalkan itu hal yang positif." Jawab bapak gue yang sekarang tidak di iringi anggukan dari gue.
"Yaudah kita berangkat dulu ya mah," sambung kembali bapak gue berpamitan untuk ke dua kalinya.
"Iya, hati-hati yang sayang-sayang ku. Jangan lupa di habiskan bekal makanan nya ya." Jawab ibu gue kembali dengan wajah berseri.
"Iya Mah" jawab gue dan bapak gue serentak lalu berangkat menuju ke sekolah gue dan kantor.
Gue sama bapak gue emang kurang setuju kalau ibu gue itu fokus jadi ibu rumah tangga karena dia tipe cewek yang emang aktif. Sekali nya di rumah itu, dia bisa stress, dia perlu pergi-pergi keluar untuk sekedar melihat-lihat. Pernah sekali waktu, ibu gue stay dirumah karena kami sekeluarga terkena coronci yang membuat kita perlu lockdown selama 7 hari kedepan.
Pada saat itu ibu gue bener-bener jadi orang gila, dia sampe kaya stress gitu dan engga karu-karuan. Hal itu membuat gue sama bapak gue jadi khawatir dan takut dalam waktu bersamaan, kalau gue dan bapak gue itu tipe yang santai-santai aja kalau tinggal lama di rumah juga jadi kami tidak ada masalah. Itulah mengapa saat ibu gue bilang dia mau mulai menjadi ibu rumah tangga, gue sama bapak gue engga terlalu setuju. Jadi bukan nya kami lebay atau gimana tapi kami hanya mencoba meminimalkan hal yang seperti waktu itu terulang kembali.
Nah yuk kita intip seperti apa makan siang bapak gue yang diberi bekal sama ibu gue, coba tebak sama kalian. Apakah bapak gue makan itu bekal atau malah dia kasih ke orang lain bekal nya? Coba tebak sambil baca ini novel yah. Seru kan tebak-tebakan sambil baca novel hahaha
*Kantor bapak gue*
Saat makan siang bapak gue biasanya tidak berkumpul dengan siapa-siapa, ya karena dia itu CEO nya jadi palingan dia hanya akan bersama sekertaris nya saja.
"Selamat siang Pak, apa yang mau saya siapkan untuk makan siang Bapak? Mau saya pesankan makanan seperti biasa nya?" Ucap sekertaris bapak gue yang namanya Ayu. Yup betul, sekertaris bapak gue itu cewek cantik dan bohay.
"Iya sayang, pesankan seperti kemarin ya makanan nya. Jangan lupa beli nya dua ya sayang, sekalian buat kamu juga." Jawab bapak gue dengan mata genit nya.
"Baik Pak, sudah saya pesankan. Dan saya ada hadiah juga buat bapak?" Ucap Ayu centil sambil mengibas-ngibaskan ekor yang tak kasat mata sama bapak gue.
"Hadiah apa sayang?" Ucap bapak gue yang terlihat sangat excited dan pasti lu semua udah tau maksud omongan nya kemana. Jadi gue peringatkan, buat bocil-bocil untuk stop sampai sini. Tapi untuk kalian semua yang sudah cukup tua silakan lanjut, gue udah peringatkan ya. Jangan salahin gue pokoknya hahaha ini akan ada adegan dewasa nya.. yuhuuu
Setelah bapak gue tanya itu, tiba-tiba ayu ini melepaskan dress merah yang dia kenakan dan ternyata dia menggunakan transparent lingerie. Yang sontak membuat mata super duper keranjang bapak gue terbuka lebar untuk waktu yang lama. Dan setelah itu, ayu menari-nari seperti orang yang kemasukan roh penari dari desa kkn. Sungguh membuat pemandangan seperti di pantai ancul.
Semakin lama dia semakin mendekat ke bapak gue dan akhirnya duduk di paha bapak gue sambil terus menggoyang-goyangkan ekor yang tak kasat mata itu. Membuat bird yang ada di sangkar meminta keluar, dan tanpa terkendali akhirnya mereka melakukan adegan dewasa, yang sudah tidak diketahui sudah ke berapa kali mereka melakukan hal dunia surgawi tersebut. Karena ternyata bapak gue menyimpan banyak stok pelindung burung cukup banyak.
Mereka memulai aksi dunia surgawi nya dari mulai bibir lanjut ke hal lain nya, yang langsung melakukan cocok tanam berkali-kali. Sambil menunggu makanan sampai.
"Pak sepertinya makanan nya sudah sampai, saya bawa dulu makanan nya ya." Ucap ayu sambil menghentikan aktivitas yang sedang dia lakukan lalu memulai memakai kembali baju nya.
"Baik sayang, terimakasih untuk makanan pembuka nya ya," ucap bapak gue yang merasa sudah selesai melayang di udara.
Setelah kejadian tadi, mereka makan bersama dan karena masih ada 10 menit istirahat akhirnya mereka melakukan kembali aktivitas dunia surgawi nya. Memang bapak gue ini punya stamina kayak kuda guys, engga akan cukup kayanya 5 kali sama dia. Karena untuk terakhir kalinya mereka melakukan aktivitas cocok tanam membuat ayu tersungkur lemas tak berdaya.
Lalu mereka mandi bersama dan melakukan nya lagi, gila sih emang. Gue aja sampe ngos-ngosan nyeritain ini saking merasa engga habis pikir, untung nya gue pas ceritain ini tuh udah cukup tua jadi engga ada masalah hahaha
****
Apakah ada yang penasaran dengan masakan ibu gue? Kalau gitu gue kasih tau nih, nasib masakan ibu gue itu tidak beruntung karena tanpa di cicipi langsung masuk ke tong sampah. Berasa emang disitu tempat seharusnya, parah banget sih bapak gue padahal ibu gue buat itu dengan cinta tapi ya emang rasanya doang tidak bisa di toleransi.
Nah cerita hari ini sampai sini dulu, besok gue ceritain soal Ayu sekertaris sexy nya ini lebih deep lagi. Jangan lupa untuk dukung novel author ini ya, dengan kasih like, komen dan share juga ke temen-temen lu semua. Kalau author nya bahagia maka gue akan tetap exist di dunia novel ini hahaha
Sampai jumpa di hari besok ya guys.. c u guisss...
*Bersambung...