Serkan tampak berdiri di depan cermin. Tubuhnya masih telanjang d**a. Mengambil sebuah parfum Dior dan menyemprotkannya ke d**a dan lehernya, membuat aroma harum maskulin menyeruak ke mana-mana.
Tiba-tiba Hazal membuka pintu kamarnya tanpa ia sadari. Gadis itu berdiri di ambang pintu, sibuk menyaksikan punggung lebar dengan bongkahan otot yang tercetak sempurna pada tubuh Serkan. Pemandangan itu membut Hazal meneguk ludah dan menggigit bibir bawahnya penuh nafsu.
Serkan bergerak mengambil kemejanya di gantungan baju. Mengenakan kemeja ungu muda, dan mulai mengaitkan setiap kancing guna menutupi d**a bidang serta perut sixpack-nya. Pria tampan itu sibuk memperhatikan dirinya di depan cermin, sampai tak sadar Hazal mulai melangkahkan kaki jenjangnya mendekat ke arahnya.
Tangan Hazal me