Pagi itu, pandangan Adam yang semula menoleh manatap ke arah jam pun kembali menatap Sam yang berdiri di samping kasurnya.
“S… siapa yang mencariku?” tanya Adam kepada Sam, yang kini membuat Sam pun mengedikkan kepala seraya berkata,
“Itu telepon! Dia menghubungi telepon rumah dan secara anehnya bertanya tentang kondisimu! Dia mengatakan bahwa namanya adalah Joshua!” jelas Sam kepada Adam, yang dengan segera membuat Adam berdiri seketika dan mengejutkan Sam yang melihatnya.
“Pe… pelan-pelan saja … kau bisa pusing karena itu, Adam!” jelas Sam kepada Adam yang kini mengangguk dan berkata,
“Dia masih di sambungannya?” tanya Adam kepada Sam yang kini menganggukan kepala, membuat Adam pun segera berjalan menuju ruang tengah dan meraih telepon rumah itu. Adam menjadi cukup penasaran, ya