Waktu berjalan dengan cepat, pagi harinya Adam telah tiba di bandara Iceland. Ia berhasil melakukan perjalanan dengan selamat. Dan kini tujuan selanjutnya ialah Hotel tempat di mana mereka berjanjian, yaitu Grand hotel Reykjavik, Adam menyewa sebuah mobil untuk kemudian pergi ke hotel tersebut.
Selama di perjalanan Adam merasa jika negara itu sangat tentram, yang tentu saja membuat dirinya pun ikut merasakan ketenangan di dalam hati dan juga pikirannya hingga ia sejenak melupakan niatnya kemari untuk mengurusi masalah yang terjadi di ABM.
Sesampainya Adam di Grand hotel Reykjavik, ia segera saja pergi menuju meja resepsionis untuk kemudian menyebutkan namanya sendiri pada saat itu,
“Kamar atas nama Adam!” ucap Adam kepada sang pegawai hotel, yang kemudian membuat pelayan itu pun memb