Kedua mata dari Ingrid membelalak, kaki darinya bahkan meronta-ronta, dan berjengit untuk berusaha menghindar dari pisau yang kala itu di dekatkan ke wajahnya oleh anak perempuan bernama Sarah pada saat itu. Ingrid berusaha keras untuk tidak menjerit dan tidak membukakan kedua mulutnya, karena ia tahu jika itu akan sangat berbahaya. Namun, karena ia tidak bisa bersuara itu lah yang membuat Ingrid memilih untuk menangis merasa ketakutan dan bahkan tubuhnya bergetar hebat karena hal itu.
Pisau yang perlahan mulai menusuk pipi dari Ingrid lah yang pada akhirnya membuat Ingrid kini tidak bisa untuk tidak membuka mulutnya dan menjerit, tentu rasa sakit dan takut setengah mati lah alasannya.
“AAAAAAAA!!!!”
…
Sore itu, dengan perlahan Adam berjalan masuk ke dalam wilayah desa Fareham, han