Keluar dari ruangan tempat mereka melakukan meeting barusan, tiba-tiba saja sebuah aroma memabukkan yang begitu harum dan segar secara bersamaan tercium begitu kuat di hidung Alchra, pria berusia 26 tahun yang tengah berjalan dengan di dampingi sang Beta Cleon yang kini tengah sibuk melaporkan situasi beberapa pack yang menjadi tanggung jawabnya.
Tanpa menghiraukan ucapan sang Beta, Alchra berhenti sambil terus berusaha mencari tahu asal sumber dari aroma yang dapat dengan sekali bisa ia mengerti siapa pemilik aroma itu.
'Apa kau menciumnya Broze? Mate kita disini!'midlink Alchra sepihak kepada sang serigala bernama Broze itu tanpa mengiraukan suasana yang kian ramai dengan para pengunjung dan suara musik yang berdentum semakin cepat.
'Yah! Aku menciumnya Alchra! Dia disini! Mate kita disini!'balas sang serigala yang kali ini tengah loncat-loncat gembira ketika menyadari kehadiran sang belahan jiwa yang terasa tak jauh dari mereka.
'Tapi dia dimana? Aromanya bercampur dengan aroma club sialan ini Broze! Aku sangat sulit mendeteksi keberadaannya saat ini!'ujar Alchra yang kali ini sudah menghentikan langkahnya sambil terus berusaha mencari asal dari aroma bunga wisteria dan perpaduan aroma musim semi yang tercium segar dan harum secara bersamaan.
'I-ini sangat sulit Alchra. Aku, aku tidak bisa menentukan dari mana aroma ini berasal! Ini terlalu membingungkan!'balas Broze yang sudah berhenti dari kegirangannya dan mulai tampak bingung dan gusar di dalam pikiran Alchra yang tentunya membuat Alchra di buat pusing seketika.
'Aromanya hilang! Kemana dia sekarang!'panik Alchra dengan raut bingung yang terpancar jelas di wajah tampannya yang membuat sang sahabat sekaligus orang yang sangat ia percaya bingung seketika.
"-ng!'
"-ing!'
"Alchra!"panggil Cleon berulang kali yang terakhir di akhiri dengan memanggil nama dari pria yang sejak kecil menjadi sahabat serta saudaranya itu.
"Ah! Iya! Ada apa Cleon?"tanya Alchra linglung sambil menatap ke manit hijau zamrud milik sang Beta sekaligus sepupunya itu.
"Kau dari tadi bengong terus? Apa yang kau pikirin sih?! Sejak tadi ku panggil-panggil sama sekali tidak merespon sama sekali!"kesal Cleon yang kembali berjalan mengikuti langkah Alchra yang menuju pintu keluar guna segera memasuki mobil dan segera kembali ke pack house nya berada.
"Ah! Aku hanya memikirkan kapan Alta mulai ambil urusan bisnis ini?! Benar dia membantu urusan pack tapi pada dasarnya tugas yang di berikan Daddy kepada Alta itu adalah tugas di urusan bsinis! Bilang aja si b******n kecil itu ingin selalu berada di dekat Moon ketika aku sedang sibuk dengan berbagai urusan yang seharusnya menjadi tugas dirinya!"alih Alchra yang ternyata membuatnya kesal dengan kalimat yang barusan ia katakan.
"Ah! Kau membuatku ingat tentang kue buatan Moon yang baru saja Moon buat bersama Mommy tadi pagi!"kesal Cleon juga sambil mulai memasuki mobil yang ternyata sudah terparkir manis di depan pintu club tempat mereka melakukan pertemuan dadakan yang di buat oleh Mr. Nicholas sejak tadi sore.
"Hah! Besok suruh Alta untuk mulai memahami semua urusan proyek ini dan minggu depannya dia yang akan menjadi utusan perusahaan hingga proyek ini selesai! Sedangkan untuk Bloody Rose Pack, suruh Racly bersama Aljendro untuk mengatasi hal ini. 2 hari dari sekarang, laporan tentang hal itu sudah harus berada di atas meja kerja ku apapun alasannya!"perintah Alchra yang kali ini kembali pada sosok wibawanya sambil mulai mengecek semua laporan pemberontakan yang kian hari kian marak di sekitar area mereka tanpa menhiraukan perubahan raut muka Cleon yang menampilkan gurat kebahagiaan disana. "Baik King!"
---
Sudah 1 minggu lamanya Lea bekerja di perusahaan barunya. Dan dalam satu minggu ini pekerjaan di departmen dirinya berada kini tampak kian sibuk membuat pemodelan untuk mega proyek yang tengah di tangani oleh perusahaan mereka.
Dan selama satu minggu ini Lea merasa sangat amat kelelahan mengingat akibat adanya mega proyek ini dirinya di wajibkan datang sebelum pukul 7 pagi dan baru bisa pulang pukul 11 malam.
Semua ini ia kerjakan demi presentasi yang akan dilakukan 1 minggu lagi dari sekarang yang juga akan dilakukan bersama perusahaan lain yang juga turut bekerja sama dengan perusahaan tempat Lea bekerja.
"Eh! Denger-denger yang jadi utusan perusahaan itu tampan loh! Mana lagi umurnya masih muda lagi! Dan lagi dia adik pemilik perusahaan yang di kabarin bakal ngambil kursi jabatan dari kakaknya beberapa tahun lagi!"heboh salah satu karyawati biang gosip yang berada di departmennya berada tanpa menghiraukan delikan tak suka yang di layangkan oleh kaum adam yang berada di ruangan itu.
"Bener! Aku udah liat waktu dia dateng sama beberapa orang lainnya masuk ke dalam lift menuju ruang CEO kita. Daaaymn! I don't belive it! Dia beneran ganteng banget!"
"Ssttt! Dia jalan kesini!"
Sesaat setelah mendengar hal itu sontak ruangan yang tadinya banyak karyawan yang berkumpul dan menggosip seketika menjadi hening dan sepi seakan-akan hal tadi tidak pernah terjadi sedetikpun.
"Semuanya! Perkenalkan beliau adalah Alta Nelson Darwis dan Bryan Hansen. Mereka adalah perwakilan dari Darwis Corp yang akan ikut bekerja dalam penyusunan pemodelan serta pembuatan model 3D dari desaign yang tengah kita kerjakan sekarang,"ucap James dengan senyum ramah yang terpancar di wajahnya berbeda ketika kejadian satu minggu yang lalu terjadi.
Semua yang berada disana terpana dengan dua makhluk ciptaan Tuhan yang terpahat sempurna di depan mereka kecuali Lea yang hanya menatap mereka datar.
"Baiklah, tempat anda berada di sana. Jika begitu saya pamit terlebih dahulu,"pamit James setelah menunjukkan keduanya meja kerjanya.
Setelah sepeninggal James, entah kenapa Alta segera berjalan ke arah Lea dengan pandangan setengah bingung yang sama sekali tidak di mengerti oleh Lea sedikitpun apa penyebabnya.
Dengan sangat lirih namun terselip nada penuh ketegasan serta aura yang mendominasi orang-orang disekitarnya, dibisikkannya sebuah kalimat yang mampu membuat tubuh Lea di buat kaku seketika. "You are a werewolf. And I'm right."
Sesaat setelah mendengar bisikan itu, otak Lea menjadi blank seketika dengan tubuh yang bergetar dan memandang Alta penuh dengan tatapan terkejut, waspada dan ketakutan. Dalam pikirannya terus berteriak jika dia bukanlah seorang rogue berharap agar Alta serta Bryan yang kini memandangnya penuh ancaman mendengarnya.
"Temui kami di rooftop atau kau akan mengetahui akibatnya,"bisiknya lagi sebelum pergi bersama Bryan dan meninggalkan mereka semua dalam keheningan hingga suara Bella memecah keheningan yang terjadi di antara Bella dan rekan-rekan sederet mejanya serta di hadapannya. "Kau mengenalnya?!"pekik Bella tak kala ia telah sadar dari adegan yang mampu membuat semua orang menahan nafasnya ketika melihatnya.
"Dia, hanya seorang kenalan."balas Lea dengan nada datar dan sedikit bergetar untuk menutupi perasaan kalutnya tadi.
"Bagaimana kalian bisa saling mengenal?! Apa kalian memiliki hubungan khusus?! Oh my gosh! Aku tidak bisa membayangkannya!"tanya Bella beruntut menyuarakan rasa penasaran yang ia dan semua rekan kerjanya alami barusan.
"Itu tidak seperti yang kamu bayangkan! Kami hanya berada dalam satu komunitas yang sama. Ya! Komunitas yang sama!"sanggah Lea yang masih berada dalam bayang-bayang tentang apa yang akan Alta lakukan kepadanya mengingat ia dapat merasakan aura mendominasi yang cukup kuat berada di sekitar tubuhnya.
'Jangan bilang jika dia adalah seorang Alpha?! Tidak! Itu tidak mungkin terjadi! Itu tidak mungkin terjadi!'bantah batin Lea yang terus bertengkar seakan menyudutkannya dalam satu pandangan.
'Jika kau tidak tertidur Ava, apa yang akan kau lakukan?'sesal Lea lagi yang kali ini dengan sebutir air mata yang menetes dari matanya yang dengan segera ia hapus sebelum terdapat orang lain yang melihatnya.
"Lebih baik kita segera mulai mengerjakan pekerjaan kita sebelum James datang dengan muka yang jelek ke arah kita!"lerai Ryan ketika menyadari jika Lea terus tersudut dengan berbagai pertanyaan yang Bella berikan kepadanya.
'Mungkin dia memiliki masalah pribadi yang tidak ingin di ketahui oleh kami,'pikir Ryan rasional ketika menyadari raut muka tidak nyaman yang di tunjukkan oleh Lea beberapa kali.