"Saya bisa mengatakan apapun itu asalkan anda tidak membawa saya kesana!"ujar Lea lagi yang kali tampak sangat panik dan gusar dihadapannya.
'Sial!'umpat Lea dalam batin sambil berusaha mengontrol sikapnya agar tidak dapat mereka baca dengan mudahnya lagi.
"Itu tetap tidak bisa karena pemilik kuasa berada di tangan saudaraku. Aku tidak bisa melanggar peraturan yang sejak beberapa tahun belakangan ini di turunkan."balas Alta yang masih kukuh dalam menjalankan perintah yang sejak beberapa tahun yang lalu di turunkan oleh para tetua dari pack nya berasal.
"Aku akan menjawab 'apapun' tanpa menyembunyikan hal sekecil apapun darimu kecuali tentang wolf yang berada di dalam tubuhku."tawar Lea ketika teringat ucapan sang Alpha sesaat sebelum ia memutuskan untuk pergi dari pack nya berada.
"Baik jika seperti itu. Dimana pack mu berada?"
"Di Alaska, tepatnya di Fairbanks."jawab Lea dengan berat hati ketika mengatakan letak pack yang selama ini bersembunyi puluhan hingga ratusan tahun dari dunia.
"Jangan berbohong! Kami telah menelusuri area itu dengan baik namun tidak dapat kami temukan satupun orang yang berasal dari pack itu disana!"bantah Alta tak terima ketika mendengar jawaban Lea barusan.
"Pack kami dilindungi oleh perisai milik Dewi Bulan sejak beratus-ratus tahun atau mungkin ribu tahun yang lalu. Sebagai gantinya pack kami di larang untuk berhubungan dengan pack lainnya dalam rangka membantu perang sekalipun."
"Perisai Dewi Bulan?"
"Itu cerita yang sudah amat sangat lama terjadi di mana pack kami yang terus-menerus menjadi incaran setiap kaum hanya karena kekuatan dan kekayaan intelektual yang pack kami miliki. Hingga suatu ketika salah seorang dari leluhur kami mengorbankan dirinya untuk meminta pertolongan kepada sang Dewi dan karena ketulusan serta pengorbanannya dalam hal ini, Dewi Bulan memberikan perisai pelindungnya kepada kami untuk menghilangkan jejak kami dari dunia. Setiap anggota pack yang keluar dari perisai itu akan tercium bau seperti seorang rogue biasa namun hal ini tidak bisa mengecoh para petinggi setiap pack yang ada."jelas Lea dengan nada yang sarat akan kesedihan mengingat seberapa terisolasinya pack mereka dari pack-pack lainnya.
"Untuk saat ini itu saja yang akan akan aku tanyakan, tapi ingat! Aku akan kembali lagi untuk menanyakan pertanyaan lainnya tentang hal ini."ingat Alta sebelum berlalu pergi dengan Bryan yang mengekor di belakangnya.
"Apa benar anda akan membiarkannya seperti ini Pangeran?"tanya Bryan kepada Alta dengan nada formal yang sangat terdengar jelas di setiap katanya.
"Biarkan dulu seperti ini,"jawab Alta apa adanya sambil terus berjalan menuruni setiap undakan tangga yang berada di depannya.
Di sisi lain, Lea tampak terjatuh lemas mana kala dirinya harus mengungkapkan perihal pack nya kepada orang lain.
Dalam penyesalannya, dirinya menangis dalam diam sambil terus-menerus menyalahkan dirinya sendiri atas kejadian yang baru saja terjadi.
"Maafkan saya Alpha, Dewi Bulan!"lirih Lea di sela-sela tangisannya meskipun sebenarnya ia sudah menjalankan perintah dari sang Alpha kepadanya.
Selintas, terngiang-ngiang di kepalanya mana kala dirinya hendak pergi keluar dari pack untuk bersembunyi dari takdir yang menjeratnya dan hanya sang Alpha dan salah satu teman dekatnya yang tahu perihal itu.
Dalam benaknya terngiang ucapan atau lebih tepatnya perintah sang Alpha kepada dirinya meskipun hal itu bisa saja membawa pack mereka berada dalam kepungan bahaya karenanya.
"Ingatlah selalu! Jika kamu berada dalam situasi dimana kamu harus mengungkapkan keberadaan pack kita maupun hal lainnya, maka katakanlah semuanya. Hal ini sebenarnya merupakan ramalan dalam yang sudah berusaha kami tutupi dari generasi baru. Tapi jika hal ini harus di ketahui, maka dari mulutmu lah ramalan ini akan terjasi,"ucap sang Alpha waktu itu dengan nada penuh ketegasan kepada dirinya sesaat sebelum dirinya pergi dari pack tempatnya tinggal.
***
Jauh dari ramainya pemukiman, berdiri sebuah bangunan besar yang di jaga ketat oleh orang-orang berbadan kekar yang terus berkeliling guna menjaga keamanan bangunan utama tempat para pemimpin mereka dan keluarganya tinggal selama mereka berada di benua ini.
"Dimana Alchra dan Daddy?"tanya Alta sesaat setelah ia kembali ke dalam pack house nya setelah tadi ia mendengar beberapa keterangan dari Lea.
"King saat ini sedang berada di ruang kerjanya sedangkan Eldest saat ini sedang berada di luar menemani Queen yang sedang berbelanja pangeran,"ujar salah satu pelayan yang tak lain adalah omega yang tengah membersihkan halaman depan sambil menunduk segan ke arah anak kedua dari mantan King nya.
Setelah mendengar hal itu, di langkahkannya kakinya ke arah tempat kakaknya berada dengan Bryan yang masih dengan setia menemaninya dalam keheningan tanpa berusaha menginstrupsi kegiatan dari sang sahabat itu.
"Alchra!"panggil Alta dengan nada tinggi sesaat setelah ia membuka ruang kerja milik saudara lelakinya itu tanpa menghiraukan tatapan tajam yang diberikan oleh dua orang pria yang ada di dalam ruangan.
"Artem's Pack! Aku mengetahui keberadaannya!"lanjut Alta yang masih dengan nada gembira yang tak bisa ia tutup-tutupi yang kali ini di sambut dengan tatapan terkejut ketika mendengar hal itu.
"Apa yang baru saja kau katakan?"tanya Cleon memastikan jika pendengarannya tidak salah menangkap ucapan dari sepupunya itu dengan jelas.
"Artem's Pack berada di Alaska selama ini!"lanjut Alta yang entah sejak kapan sudah duduk tepat di hadapan pria yang menjadi kakaknya itu.
"Bagaimana kau tahu?"selidik Alchra penuh curiga lantaran sudah berulang kali anggota pack mereka mencari di daerah Alaska namun hingga kini tidak mendapatkan petunjuk letak pasti pack misterius itu dan dengan tiba-tiba sang adik mengatakan jika pack yang selama ini mereka cari berada di daerah sana.
"Kami tadi bertemu dengan salah satu anggota pack itu dan dia mengatakan tentang apa yang sebenarnya terjadi di pack itu,"jawab Bryan sambil menatap hormat sang atasan sambil membungkuk hormat memberi salam kepada sosok yang sangat ia kagumi selama ini.
"Apa maksudmu?"tanya Alchra tak mengerti sambil menatap Bryan yang kini sudah berdiri tegak menatap dirinya dengan pandangan hormat.
"Alchra! Kita berdua tadi berhasil menemukan keberadaan salah satu anggota pack itu dan dia mengatakan kepada kami keberadaan pack itu selama ini!"seru Alta penuh kegembiraan membayangkan hal apa yang akan ia dapatkan sesaat setelah menyampaikan kabar ini dan dia berharap untuk mendapatkan liburan lagi sesaat setelah kabar ini ia sampaikan kepada sang kakak.
"Apa kau yakin dia adalah anggota pack itu?"kali ini Cleon yang bertanya sambil menatap sang adik sepupunya itu tidak percaya.
"Astaga! Jika aku tidak yakin untuk apa aku melaporkannya padamu!"kesal Alta yang kini tampak sudah malas untuk melaporkan informasi yang telah ia dapatkan hari ini secara langsung.
"Bagaimana kamu bisa yakin jika dia adalah salah satu dari anggota pack itu?"tanya Cleon yang terus menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang mampu membuat Alta merasa kesal karena terus menerus mendengar pertanyaan itu terus menerus.
"Dia memiliki bau yang berbeda dari para rogue yang lain dan aku sama sekali tidak bisa mengetahui bau apa itu. Dan menurut cerita yang beredar selama ini, para anggota pack itu akan memiliki aroma rogue di tubuh mereka apabila mereka keluar dari teritori mereka dan tadi aku baru saja mengetahui jika cerita itu memang benar adanya,"jelas Alta yang kini menatap serius kearah sang kakak dan sang sepupu yang menatap kearahnya.