"Informasi apa yang berhasil kamu dapatkan darinya?"tanya Alchra dengan nada datar sambil menatap kepada adik laki-lakinya itu penuh dengan tatapan penuh peringatan seolah mengatakan jika Alta membawa informasi yang tidak berguna maka akan ada hal yang menantinya kelak.
"Astaga! Kamu masih tidak mempercayaiku Alchra?"tanya Alta mendramatisir keadaan sambil menatap sang kakak penuh dengan rasa kecewa yang ia buat-buat.
Alchra yang melihat itu dengan segera mengeluarkan tatapan mematikannya kepada Alta yang mampu membuat sikap Alta yang semula bermain-main menjadi penuh keseriusan.
"Ehem! Jadi dia mengatakan jika pack itu berada di Alaska tepatnya di Fairbanks. Dia juga mengatakan alasan mengapa kita tidak bisa menemukannya meskipun kita sudah mencarinya selama berkali-kali di daerah itu adalah karena pack itu telah mendapatkan perlindungan dari Dewi Bulan sejak lama. Dia mengatakan jika hal itu bertujuan untuk melindungi keberadaan para keturunan pack itu dari 'perburuan' yang kaum kita lakukan pada masa lalu,"jelas Alta sambil menatap lurus penuh keseriusan kepada sang kakak yang juga tengah menatapnya penuh dengan rasa penasaran yang dapat ia tutupi dengan sangatlah baik.
"Sekarang dia ada dimana? Kalian tidak membawanya kemari?"tanya Cleon dengan nada yang terkesan bingung dan sedikit penasaran tentang orang yang Alta dan Bryan maksud.
"Entah mengapa dia tidak ingin kami bawa kemari. Dan yang anehnya lagi kami tidak merasakan wolf di dalam dirinya namun dia masih memiliki aroma dan aura seorang werewolf dan jika ada dari kaum kita yang menghirupnya mungkin mereka akan beranggapan jika dia adalah manusia atau bahkan rogue."jelas Alta sambil menatap serius sang kakak yang tengah memikirkan segala hal yang dapat menjelaskan perihal orang itu.
"Maksudnya dia tidak memiliki wolf?"tanya Cleon yang terkejut ketika mendengarnya.
"Tidak! Dia memilikinya! Tapi aku hanya dapat menangkap sedikit keberadaan sang wolf, seolah-olah dia pernah ada namun juga tidak pernah ada di dalam dirinya,"jawab Alta yang juga kebingungan dengan ucapannya sendiri.
"Apa dia berada di perusahaan yang sama dengan tempatmu saat ini berada?"tanya Alchra dengan nada serius yang sangat terdengar jelas di telinga mereka bertiga dan entah mengapa terdapat perasaan yang mengganjal ketika mendengar cerita sang adik tentang wanita yang tengah mereka bicarakan.
"Ya! Dia berada dalam satu departmen dengan kami."jawab Alta tanpa keraguan ketika mendengar pertanyaan yang di ajukan oleh sang saudara laki-lakinya.
"Baiklah! Cleon! Untuk rapat satu minggu lagi kita akan datang untuk menghadirinya. Jangan beritahukan terlebih dahulu perihal ini kepada para tetua. Rahasiakan hal ini terlebih dahulu hingga kita bisa membawanya kemari! Kalian berdua juga!"perintah Alchra yang kali ini dengan nada penuh intimidasi dan penuh wibawa seorang King yang keluar dari dalam dirinya. "Yes, King!"
"Cleon! Segera hubungi Racly untuk mempersiapkan sebuah ruangan khusus di sisi timur pack house dan siapkan juga pengamanan yang terbaik untuk disana! Semua persiapan harus sudah selesai sebelum 1 mingu dari sekarang!"perintah Alchra lagi yang kali ini mampu membuat ketiga orang yang berada disana terbelalak terkejut ketika mendengar perintah yang di berikan oleh Alchra.
"Alchra! Kamu serius mau naruh dia disana? Itukan daerahmu? Bukannya lebih baik jika di taruh di ruang tamu yang ada di sisi barat saja?"pasti Alta sambil menatap sang kakak tak percaya ketika mendengar perintah yang terdengar cukup aneh di telinganya.
"Tidak ada bantahan lagi! Cepat kerjakan!"tegas Alchra sambil kembali membaca laporan-laporan mulai dari pack hingga perusahaan milik keluarganya.
Tanpa mengucapkan sepatah kata lagi, Alta dan Bryan keluar dari ruangan itu masih dengan pikiran yang menerka-nerka tentang apa yang baru saja mereka alami di dalam ruangan sang pemimpin pack ini. Ketika masih dalam keadaan yang cukup membingungkan bagi mereka, tiba-tiba Alta di tabrak oleh seorang penjaga yang tampak gelisah dan panik dengan beberapa luka yang tampak di beberapa bagian tubuhnya.
"Maaf Pangeran!"
"Ada apa? Kenapa kamu bisa terluka seperti ini?"tanya Alta sambil menelisik luka yang berada pada salah satu bawahannya itu.
"Perbatasan timur di serang oleh sekelompok vampir yang dari bau serta pengenalnya berasal dari kerajaan Martinez,"tepat ketika sang warrior selesai melaporkan hal itu kepada Alta dan Bryan, pintu ruang kerja Alchra di buka secara paksa dan keluarlah Alchra dengan wajah dingin dan penuh intimidasi dan Cleon yang keluar juga dengan wajah yang memerah menahan emosi.
"ALTA! Ikuti kami!"perintah Alchra dengan Alpha Tone's nya.
***
Dengan kecepatan yang sangat cepat, Alchra, Alta, Cleon, Bryan dan beberapa bawahan mereka berlari di atas tanah maupun di antara pepohonan yang begitu lebat. Mereka terus berlari menuju ke arah timur tempat p*********n itu berada.
Dengan aura mematikan, Alchra berlari memimpin di antara rerimbunan pohon sembari menatap tajam jauh ke arah tempat p*********n itu berada.
Tak berapa lama, di hadapannya kini tampak banyak para bawahannya maupun kelompok penyerang yang terluka hinga terbunuh dengan kondisi yang sangatlah amat mengerikan.
Banyak sekali potongan tubuh yang tergeletak begitu saja di atas tanah. Dan di sisi yang sama, masih terlihat perkelahian yang sangat sengit antara kelompok penyerang dengan para anggota pack miliknya yang masih terus berlanjut hingga kini.
Tanpa menunggu lagi, Alchra dengan segera menyerang setiap musuh yang berada di hadapannya dengan wujud seekor serigala berwarna hitam kelam sekelam malam tanpa cahaya.
Di koyaknya setiap vampir yang ia temui hingga berulang kali terdengar suara jeritan penuh kesakitan mana kala beberapa bagian tubuh seperti tangan, kaki hingga kepala yang ia koyak terlepas dari tubuhnya.
"Siapa yang mengutus kalian kemari?!"tanya Alchra dengan Alpha's Tone miliknya yang terdengar amatlah sangat mengerikan kepada seorang vampir yang berada tepat di hadapannya yang dapat ia yakini jika dialah sosok yang menjadi pemimpin p*********n ini.
"Hahaha...meskipun kami mati! Kami tidak akan pernah mengatakannya kepadamu!"jawab vampir itu yang tampak berusia diatas 30 tapi yang dapat ia pastikan jika usianya itupun sudah melebihi usia sang kakek.
Sesaat setelah mengatakan hal itu, pria itu dengan segera berlari kepada Alchra yang sudah bersiap menerima serangan dari vampir itu dengan sebuah pedang yang sudah ia lumuri dengan racun wolfsbone yang goresannya sendiri mampu membunuh beberapa werewolf biasa hanya dengan sekali gores.
Dengan sepenuh tenaga, Alchra berusaha menghindari serangan demi serangan dari ayunan pedang pria yang kini menjadi lawannya itu. Di rasa jika transformasinya itu menghalangi kelincahannya dalam bergerak, dengan sekejap Alchra kembali menjadi wujud manusianya dan dengan segera mengambil sebuah pedang perak yang berada tak jauh dari tempatnya berada tanpa menghiraukan dirinya yang hanya sempat memakai sebuah celana pendek sesaat setelah berhasil mengelabui pria itu.
Dengan langkah penuh ketegasannya, di ayunkannya pedang yang khusus terbuat dari perak itu kearah sang vampir yang mengenakan perisai pelindung di tubuhnya.
Pertaruangan sengitpun terjadi di antara keduanya yang tampak saling mengayunkan pedang dengan aura membunuh yang tampak menguar dari tubuh mereka masing-masing.
Hingga tanpa Alchra sadari, dari arah sebaliknya terdapat seorang vampir yang mampu membidik anak panah yang telah di lumuri oleh racun wolfsbone ke arah dirinya hingga membuat dirinya tersentak penuh kesakitan mana kala rasa tusukan dan terbakar terasa dengan begitu kuat dari arah bahu belakangnya.
Di rasa memiliki kesempatan, pria yang sejak tadi berduel dengannya merasa telah menemukan kesempatan dan dengan segera menusukkan pedangnya ke arah perut Alchra yang dengan segera sesaat setelah pedang itu menancap, di tebasnya kepala vampir itu dengan pedang miliknya sebelum dirinya jatuh bertumpu kepada pedangnya.
"ALCHRA!"
"KING!"
Teriakan serentak terdengar dari setiap orang yang melihat kejadian itu. Dengan segera, Alta yang berada di dekatnya berlari kearahnya bertepatan dengan dirinya yang memuntahkan darah berwarna hitam pekat dari tubuhnya.
"Alchra!"panik Alta ketika melihat kondisi sang kakak yang tampak begitu mengenaskan di sampingnya.
"Tarik pedang dan panahnya!"perintah Alchra lirih sambil berusaha menahan rasa terbakar yang kian menggerogoti setiap organ dan sel yang berada di dalam tubuhnya.
Dengan patuh, Alta segera melepaskan panah dan pedang yang menancap sempurna di tubuh sang kakak dan dengan segera di tekannya kedua luka itu dengan kain yang ia temukan di sekitar mereka.
"Tidak papa. Kekuatan Moon menahan penyebaran racun ini,"tenang Alchra pada sang adik yang tampak menangis penuh rasa takut dan panik.
"CLEON! BRYAN! HUBUNGI DOKTER PACK SEGERA! DAN BANTU AKU BAWA ALCHRA KEMBALI!"perintah Alta sambil berteriak penuh rasa panik mana melihat sang kakak kembali terbatuk dan memuntahkan darah yang berwarna pekat. "Baik!"
"TAHAN MEREKA DI PENJARA BAWAH TANAH DAN SIKSA MEREKA SAMPAI MEREKA MENGATAKAN YANG SEBENARNYA!"lanjut Alta ketika mengingat masih ada beberapa vampir yang berhasil mereka tahan sembari terus menatap luka milik sang kakak penuh rasa panik. "Baik!"