Air yang terus keluar dari selang mengalir membasahi seluruh lantai semen lembap yang kini tengah di pijak Oris, membersihkan genangan merah yang hampir membasahi setengah ruangan pengap tersebut.
Pandangan Oris terus mengikuti mata air yang terus tumpah dari selang yang tengah di pegangnya. Di atas meja, terdapat kepala yang sudah di masukkan ke dalam plastik transparan, dan di pojok ruangan, terdapat tong yang di penuhi potongan besar daging yang masih segar. Oris fokus dengan pekerjaannya sambil bersenandung kecil.
Beberapa menit berlalu sebelum Oris melepas selang yang sebelumnya ia pegang. Pria itu menuju tembok, memutar roda kecil untuk mematikan aliran air yang mengalir.
Tanpa menunggu lama, Oris kemudian menghampiri meja, menenteng kantong berisi kepala Claudia yang mati deng