Langit gelap perlahan berubah menjadi biru, hutan yang sebelumnya di kuasai kegelapan perlahan menjadi terang dengan mulai munculnya sang matahari. Arcylic berjalan menyusuri rumah besar miliknya.
Sunyi.
Tak ada siapa pun selain dirinya dalam gedung besar tersebut, ia membuka pintu besar yang menghalangi dirinya dari dunia luar, pria itu menghela nafas. Menunggu seorang pria yang sedang berjalan mendekati gerbang rumahnya.
"Mr. Linson? ada apa pagi-pagi sudah kemari?"
Sapaan lembut yang di sertai senyuman ramah itu berhasil membuat pria tua yang berjalan masuk mengembangkan senyuman, "maaf jika pagi-pagi sudah mengganggumu, Arcy..." jawab Linson tak enak,
"Aku tidak terganggu sama sekali, malah... Aku merasa bersyukur karena aku kesepian sekali di sini sendirian." Timpal Arcylic mel