Angin yang berembus di sore itu membuat rambut seorang anak laki-laki bergoyang, wajahnya memasang ekspresi kesal pada seorang gadis, "kenapa? kenapa kau tidak mau main denganku?" tanyanya penuh emosi, tatapan matanya yang tampak kosong itu terus menatap seorang gadis yang terdiam sambil menatap dirinya.
"Maaf Arcy, orangnya sudah cukup, yang lain lebih memilih Jekel dari pada dirimu, maafkan aku..." Jawab gadis itu, "kau pulang saja ya, kita main lain kali, lagi pula kalau aku jadi kau, aku akan ajak anak yayasan untuk main ini di halaman besar kalian." Gadis kecil itu tersenyum lalu tanpa menunggu jawaban Arcylic ia melenggang begitu saja, selama beberapa detik Arcylic tak beranjak dari tempatnya berdiri, sampai akhirnya pria kecil tersebut tersenyum kecil, "baiklah Christy! mulai beso