"Hey Iv apa kau sudah dengar?"
"Tentang apa?”Tanya Ivy, wajahnya menoleh menatap seorang gadis dengan ekor berwarna orange yang duduk disebelahnya.
"Tentang wilayah selatan yang di serang oleh para Grota,”jawabnya dengan wajah serius, p*********n itu memang berlokasi cukup jauh dari tempat mereka tinggal.
"Ah benarkah?! Lalu bagai mana keadaan daerah itu sekarang?”tanya Ivy terkejut. Wajahnya mnunjukan rasa khawatir yang kentara.
"Mereka sudah di tangani, beberapa pasukan terpilih dikirim oleh Demon untuk membantu menumpasan mereka.”Gadis dengan ekor orange itu tersenyum, menunjukan wajah leganya. Ekornya mengibaskan air keatas.
Grota adalah nama komplotan pemberontidak. Mereka adalah para Mermaid yang menolak kerajaan Mermaid, mereka ingin membangun kerajaan sendiri.
"Uhhh syukurlah kalau begitu,”ujar Ivy menghembuskan nafasnya lega. p*********n para Grota memang sering tidak terduga, serangan kecil maupun besar tetap sama menakutkan. Mereka liar dan tidak kenal rasa kasihan, sudah sangat banyak korban yang disebabkan oleh mereka.
"Ivy apa kau tidak penasaran seperti apa wujud Demon kita?”tanya Tiara, gadis berekor orange itu tiba-tiba mengganti topik pembicaraan mereka. Matanya berbinar tanpak semangat membahas hal itu.
"Sebenarnya aku penasaran seperti apa sosok Demon kita, tapi aku tidak berani mencari tahu. Kau ingat Revana, ia nekat datang ke istana Demon dengan pakaian kurang bahannya itu, beberapa hari kemudian simpang siur kabar ia di temukan meninggal dengan cakar di seluruh tubuhnya,”cerita Ivy panjang lebar, berita tentang Revana menyebar begitu cepat dulu, terlebih karena gadis bernama Revana dengan percaya diri mengumumkan kepada banyak orang bahwa dia akan menjerat sang Demon.
"Kau benar, itu sangat mengerikan,”ujar Tiara bergidik ngeri, mungkin ia membayangkan tubuh Revana yang katanya mati mengenaskan.
Soal Demon. Di dunia Immortal sekarang Demonlah yang menguasai semua kerajaan. Ia penguasa tertingginya. Meski begitu Raja dalam satu kerajaan itu tetap ada. Hanya ia bekerja mengatur kerajaan atas perintah Demon.
Soal Ivy, Ivy adalah seorang Mermaid, lengkapnya Ivyta Aqursya. Ah kerajaan Mermaid tempat ia tinggal bernama Ociana Aquamarine. Sebuah Kerajaan Mermaid yang menjadi pusat pemerintahan para kaum Mermaid.
"Ivy, sebaiknya kita segera kembali. Ibuku pasti mencariku,”ajak Tiara, wajahnya menatap cemas pintu gua.
"Baiklah, matahari sepertinya sudah mulai tenggelam,”balas Ivy sambil mengintip pintu gua tempatnya dan Tiara biasanya menghabiskan waktu.
Mereka berenang keluar dari gua kemudian berenang menuju dasar laut.
Ociana Aqumarine memiliki istana tepat di tengah lautan. Istana yang di lindungi dengan mantera berbentuk gelembung. Jika kau masuk kedalamnya maka kau langsung mendapati udara. Dan yah,Mermaid seperti mereka berdua akan secara otomatis mendapatkan sepasang kaki.
Itu hanya berlaku di dalam area istana. Bila di daratan tidak semudah itu untuk menadapatkan kaki, Mereka harus membaca mantra khusus.
Ivy dan Tiara berpisah di tengah jalan, tempat tinggal mereka memang berlawanan arah. Ivy tinggal sendiri, kedua orang tuanya meninggal dua tahun lalu, saat itu p*********n besar-besaran dari komplotan Grota terjadi di kerajaan ini.
Ivy berenang masuk kedalam rumahnya. Duduk santai atas tempat tidur berbentuk cangkang kerang.
Bosan berada disana sendirian. Akhirnya ia putuskan untuk berenang kepermukaan. Berenang ke atas permukaan cukup memakan waktu memang, mengingat ini di dasar laut. Terlebih laut semakin gelap ketika malam.
Memunculkan wajahnya dari air. Berpegangan pada batu karang Didepannya. Memperhatikan bulan purnama yang tanpak penuh, tanpak begitu indah.Lautan terlihat begitu gelap, memantulkan ribuan cahaya dari atas langit.
Tatapan kagum langsung gadis itu leparkan kearah bulan purnama dengan cahaya terang itu.
Entah mengapa Ivy merasa sedikit menggigil malam ini, rasanya seperti ada yang memperhatikannya. Ivy sedikit bergerak resah karena tidak nyaman. Menolehkan wajahnya ke kiri dan ke kanan tidak ada orang disana. Kemudian menoleh kebelakang namun tetap tidak mendapati siapapun.
”Ah mungkin hanya perasaanku saja.”
..................
Sayap di punggungnya mengepak sekali lagi. Kemudian membentang membiarkan tubuh itu melayang di udara. Matanya menyusuri setiap inci tempat tempat yang ia lewati. Melewati setiap daerah kekuasaannya. Dia Damian Alberca, Demon dunia imortal.
Raja, penguasa seluruh kerajaan-kerajaan.
Demon memang memiliki artian Raja Iblis, sebutan itu tidak sepenuhnya salah, selain karena kenyaatannya ia dapat dengan mudah menghancurkan para Iblis, bukan hanya para iblis sebenarnya ia dengan mudah dapat mengalahkan berbagai makhluk Immortal lain.
Demon adalah Raja Iblis, julukan itu benar, dia adalah Raja Iblis, Raja dengan kekuatan Iblis.
Matanya menatap tajam setiap daerah yang ia lewati hingga ....
Pencimannya menangkap sesuatu. Sesuatu yang sangat harum. Harum bunga mawar. Mawar biru, mawar yang hanya ada di dunia Immortal, bunga yang hanya berada di dasar laut.
Matanya menyusuri setiap inci tempat itu, mencari sumber bau harum yang memabukan. Matanya menangkap sosok gadis. Ia berpegangan dengan batu karang di depannya. Memperhatikan bulan purnama.
Damian mencoba terbang sedikit lebih rendah. Memperhatikan gadis itu dari belakang, dapat ia lihat ekornya yang sedikit timbul karena berada dekat dengan permukaan air.
Dia seorang Mermaid....
Seringai muncul di wajahnya.
'I found you My Queen,' ucapnya dalam hati.
Saat itu ia sadar gadis itu adalah tidakdirya.
Wangi harum ini menunjukannya.
Rasanya Damian ingin segera membawanya ke istana. Tapi tidak sekarang Damian harus sedikit bersabar. Ia harus menyiapkan segala sesuatu untuknya nanti.
Lihat ia mulai bergerak tidak nyaman, mungkin gadis itu menyadari kedatangan Damian. Ia menoleh ke kiri dan kekanan, kemudian kepala itu mulai menoleh kebelakang.
Damian menutup matanya, dalam sekejap tubuh pria itu menghilang. Rasanya Damian menjadi malas mengepakkan sayapnya sekarang ini.
Ia harus segera pulang untuk menyiapkan segala keperluan untuk gadisnya.
"Max,”panggilnya.
"Ya Tuan.”Dalam sekejap pria dengan kemeja khusus kepala pelayan itu muncul.
"Siapkan perlengkapan wanita, untuk pakaian nanti akan ku beri tahukan ukurannya,”perintah itu membuat sang kepala pelayan mengerutkan dahi, namun dalam sekejap ia dapat menebak apa yang terjadi.
"Baik Tuan,”balasnya, ia membungkukan badannya dengan senyuman kemudian pergi.
Damian masuk ke kedalam kamarnya, berjalan menuju balkon kamar megah yang sebentar lagi tidak hanya menjadi kamarnya.
Matanya menatap bulan purnama yang tanpak sempurna di lihat dari sana. Menatapnya dengan senyuman. Menyadari matenya juga menatap objek yang sama.
Soal mate, itu singkatan dari Soulmate. Soulmate artiinya pasangan hidup. Setiap mahluk Immortal pasti memiliki mate. Itu sudah ketentuan alam. Dan tidak ada yang dapat menolak. Meski kau adalah seorang Demon sepertinya sekalipun.
Jangan heran bila banyak yang tidak tahu seperti apa wujud Si penguasa dunia Immortal . Damian memang sengaja menyembunyikan seperti apa wujudnya, hingga nanti ia bertemu matenya, Damian akan langsung menunjukan diri di depan seluruh rakyatnya.
Dan Ia rasa itu sebentar lagi. Karena Damian sudah menemukan ratunya, pelengkap jiwa, dan pasangan hidupnya.
to be continue ...