Mereka bertemu tidak sengaja dalam sebuah acara yang digelar sekolah The One. Saat itu Aby adalah vokalis dan Phany adalah extended player gitar dalam band Abyschool. Grup band beranggotakan Fiko, Coki, Aby dan Laza, memang selalu tampil dalam acara pensi sekolah. Namun, Laza sang gitaris, mendadak berhalangan hadir, maka dari itu, seseorang bernama Phany, direkrut untuk jadi player tambahan.
Phany- permainan gitarnya memiliki ciri khas sendiri dan suara petikkannya bikin nagih, setidaknya bagi Aby, si Vokalis yang sangat perfeksionis.
"Aby, gimana permainan si Phany? keren kan?" tanya Fiko, drummer band tersebut.
"Lumayan." jawaban singkat ciri khas Aby, vokalis yang introvert parah.
"Next time, kita undang lg aja si Phany, lagian, pada histeris murid-murid laen, liat dia. Cakep sih," celetuk Coki, basist andalan band Abyschool.
"Jangan kebanyakkan muji dulu. Pujian adalah teror," jawaban Aby menutup percakapan siang itu.
Usai manggung 3 lagu andalah mereka, Aby bergegas pulang, hingga matanya tertuju pada 1 manusia yang dari tadi mendapat pujian dari teman-temannya. Sosok itu sedang terduduk di pinggir trotoar. Tanpa pikir panjang, Aby menyambangi Phany.
"Lo kenapa?" tanya Aby.
"Jatoh,"
"Oh. Sakit gak?"
"Lumayan, keseleo kayaknya,"
"Gue bantuin sini, berdiri,"
"Hmm, mobil gue deket minimart, jauh. Gapapa?"
"Deket lah itu mah. Naik mobil gue dulu aja,"
Sesampainya di mobil, Aby memberikan perhatiannya sepenuh hati pada Phany. Ia ingin memastikan, Phany tidak kesakitan ataupun terbentur saat memasuki mobil. Safety belt pun di pasangin.
Di kejauhan, ada sepasang mata memandang adegan tadi. Fiko. Dia pun merekam adegan itu dengan handphone nya dan menunjukkannya pada Coki.
"Wah, si Aby diem-diem malah deket banget sama Phany," celetuk Coki di ruang band.
"Gue juga gak nyangka, padahal dia jelas-jelas jutek banget kalo depan kita,"
"Hmm, liatin aja dulu,"
Aby memang terkenal introvert, jarang ngomong, nongkrong sama temen-temen, tapi dia jago banget di musik dan pelajaran. Nggak heran, banyak yang pengen jadi temennya.
Namun, tidak jarang juga yang ingin menghancurkannya karena sifat iri.
Bagi Aby, tidak masalah orang mau ngomongin dia apa, yang penting dia tetap menjalani yang dia suka.