Zayyan keluar dengan pakaian olahraga lengkap. Pagi ini ia berencana mengajak Ina dan Reny lari-lari pagi di seputaran komplek pesantren.
"Kakak ikut!" pekik Zulfa mengejar langkah Ina seraya menggandeng tangannya.
Kini di sebelah kiri dan kanan Ina dua anak kecil menggenggam tangannya erat. Reny dan Zulfa tampak semringah. Meskipun tadi pagi sangat susah ketika dibangunkan, tetapi sekarang mereka tampak riang gembira.
Mentari memancarkan sinarnya menerangi persada alam atas perintah Rabb-nya. Kilauannya membuat mata-mata kecil itu menyipit tajam.
"Tunggu dulu, Kakak mau ambil kacamata!" Zulfa lantas berbalik masuk ke dalam.
"Reny nggak apa-apa, kan?" tanya Ina cemas.
Reny menggeleng. "Enggak!"
Ina tersenyum simpul.
Mereka mulai bergerak ketika Zulfa telah kembali dengan k