Pagi itu, Dita mengantar ibunya berbrlanja ke pasar pagi di luar daerah Kampung. Mereka naik angkutan umum yang biasanya stand by tak jauh dari jalan keluar utama setelah kebon tembang. Mereka menaiki becak yang kebetulan akan berangkat ke luar desa. Untuk pulangnya, biasanya akan ada para tukang ojek yang mangkal di depan pintu masuk Kebon tembang. Pagi itu, Dita terkihat ceria seperti biasanya. Tidak ada yang janggal. Ia tetap banyak bertanya, banyak mengobrol dengan para penjual di pasar yang sudah menjadi langganan Dita dan ibunya setiap kali mereka pergi berbelanja. Hari itu, kebetulan bude Dita akan mampir setelah melakukan perjalanan ke daerah yang kebetulan searah dengan kampung Sukapoek tersebut. Jadilah mereka berniat untuk memasak sesuatu yang istimewa dibanding biasanya.
Perta