~ ^ Sampai di rumah ibu
aku dan Dimas duduk dan
aku tidak kuat menahan
semua nya begitu cepat aku
pun hanya bisa menangis
tersedu - sedu dan Dimas
pun ikut menangis akhirnya
ibu datang menyuruhku dan
Dimas tidur di rumah ibu
saja aku pun dan Dimas
tidak keberatan sampai
subuh aku tidak bisa tidur
masih terngiang - ngiang
bentakan dan rentetan
kejadian yang begitu cepat
terjadi aku baru sadar telpon
ku dengan ano ternyata
masih terhubung dia pun
panik dan akhirnya dia
menenangkan ku aku pun
terlelap sambil video call
dengan kekasihku ano .
"" tepat jam 10 pagi ""
aku bangun dan langsung
mencuci muka seadanya lalu
berjalan menuju ke rumah
Pirman karena kebetulan
rumah ibu dan pirman hanya
berjarak kurang lebih
" 200 meter"
ternyata di rumah pirman
sepi lalu yang pertama aku
lakukan adalah mengambil
koper ku lalu aku masukkan
baju - baju celana dan
semua yang aku butuhkan
aku masukkan dalam koper
tanpa sepengetahuan ibu
dan siapa pun yang jelas
besok aku harus pergi dari
rumah ini walau pun bingung
apa yang harus aku lakukan
dan aku harus kemana aku
belum ada tujuan ,
aku telpon kakak ku nina aku
ceritakan semua nya lalu
aku minta tolong sama
kakak ku untuk menjemput
ku karena untuk beberapa
saat aku ingin sendiri dulu .
B e r s a m b u n g . . . .