~^ Aku yang sedang
duduk melamun masih
" shock " dengan kejadian
semalam tiba - tiba ibu
datang dan bilang kalau
pirman , istri dan anaknya
pindahan dan akan tidur di
kebun yang biasa kita sebut
dengan pondok kebetulan di
kebun nya pirman memang
ada rumah kecil , mungil tapi
tempat nya juga lumayan
jauh dari desa aku kaget dan
semakin merasa bersalah
kasian wijaya yang masih
kecil harus di ajak tidur di
kebun aku duduk diam tak
terasa air mataku dengan
tidak tau malu nya sudah
membasahi pipiku , , , , , ,
aku lirik ibu juga begitu
sedih akan kejadian ini
dimas juga memutuskan
besok mau berangkat ke
kost nya untuk
menenangkan diri
aku pun sama . . .
juga mau ke rumah kakak
untuk sementara waktu aku
hanya bisa menatap ibu dan
benar - benar merasa
"sangat hancur "
ketika melihat ibu seperti
saat ini aku pun juga tidak
bisa berbuat apa-apa
akhirnya aku pun kembali ke
rumah pirman dan benar
disana sepi lampu mati yang
artinya pirman benar-benar
menginap dan akan tidur
di pondok .
aku mulai masuk kamar ak
u ambil lagi satu tas
gendong besar yang muat
untuk barang - barang yang
mungkin masih aku
butuhkan aku masukin
semua nya setelah itu aku
telpon ano dan bilang mau
tinggal di rumah kakak untuk
beberapa waktu , , , , , ,
awalnya dia tidak setuju tapi
pada akhirnya dia pun setuju
setelah aku menjelaskan
alasan ku memilih tinggal di
rumah kakak dulu untuk
beberapa waktu dia pun
menerima keputusan ku , , , , ,
tak terasa keasikan ngobrol
lewat benda pipih itu waktu
sudah menunjukkan
" jam 01:30 "
dan perutku pun berbunyi
tanpa rasa malu nya
sedangkan ke rumah ibu aku
tidak berani
walau pun dekat
tetap saja di gang
kecil itu gelap ,
akhirnya aku buka laci ada
stok mie instan dan
langsung aku menuju dapur
dan memasak mie instan itu
lalu aku makan masih
ditemani ano lewat
" video call"
karena saat ini aku
benar - benar sangat
membutuhkan dia , , ,
karena hanya ano yang bisa
membuat ku merasa tenang
dan nyaman .
selesai makan aku pun
menarik selimut ku karena
memang di desaku ini
terkenal dengan suhu yang
dingin jadi tidak akan bisa
tidur tanpa selimut aku
ngobrol dengan ano sambil
mendengarkan dia cerita
akhirnya
tak terasa mata ku pun
" terpejam"
Bersambung....