Lita pov
Geri mahendra , siapa sih yang tidak menyukainya . Pria tampan,kaya,lembut,sopan.
Sempurna
Semua wanita pasti berpikir seperti itu, termasuk Lita gadis remaja yang masih sekolah menengah atas.
Setiap sang kakak mengajak Geri kerumahnya, lita selalu mengagumi pria itu dalam diamnya.
"gantengnya" batin Lita
Yudha pulang dengan Geri "dek buatin minum dong" dibalas anggukan Lita. Setelah menyuguhkan jus jeruk ke pria- pria tampan, ya kakaknya juga tampan. Lita meninggalkan ruang tamu menuju ruang nonton tivi. Berpura-pura sibuk menonton tivi, meski sebenarnya melirik Geri disana.
"gue tinggal kebelakang ya" Yudha beranjak kebelakang meninggalkan Geri. Tiba-Geri mendekati Lita "dek lagi ngapain?"
Lita kaget "ehm..eh kak geri "
"ssst.." Geri mengisyaratkan untuk diam pada Lita. Lita bengong heran beserta kaget
'y ampun ganteng banget,apa ini?' batin Lita. Setelah Geri meninggalkan Lita untuk kembali keruang tamu takut Yudha curiga. Lita membuka kertas yang diberikan Geri padanya, ternyata no ponsel. Lita menatap Geri dari kejauhan, Geri membalas senyuman yang membuat Lita berbunga-bunga.
Lita masuk kekamar dan melihat no ponsel yang diberikan Geri tadi. "ini serius?" tanyanya pada dirinya sendiri, masih belum percaya. Padahal jika dia ingin memiliki no ponsel Geri sangat mudah tinggal pinjam ponsel kakaknya, tapi hal itu tidak dilakukan karena tak mau sang kakak mengomelinya karena masalah cowok. Ya yudha emang selalu bawel jika adiknya dekat dengan cowok.
Lita menulis pesan,harap-harap cemas menunggu balasan pria pujaannya.
"kak geri?"
Drrt..drrt..
Lita langsung melihat ponsel dengan antusias
"iya,lita ya?"
"iya,ganggu ya kak?" Lita menggigit bibir bawahnya cemas
"enggak , makasih ya..."
"makasih buat apa?" Lita heran
"makasih udah mau hubungi kakak , ehm .... Ngapain nih?"
Lita tersenyum sumringah terus memandangi layar ponselnya .