Setelah pesan terkirim, Donnie mengabarkan perimeter pesawat tetap tenang. Tidak ada warga yang mendekat tanpa izin atau mencoba mengambil persediaan. Ia tidak menyebutnya ancaman yang berhasil dicegah; hanya situasi yang berjalan aman. Aku meminta ia menulis laporan dengan kata-kata itu.
Jayen bertanya apakah aku merasa lebih baik setelah mengirim laporan lengkap. Aku menjawab aku merasa tugas kami lebih jelas, tetapi persoalannya belum selesai. Kyaa masih menunggu jawaban dan persediaan tambahan belum pasti.
Aku menutup rapat dengan meminta setiap orang melaporkan perubahan stok secepatnya.
Aku meminta salinan jawaban Baron disimpan bersama laporan kebutuhan, bukan menggantikan pertanyaan yang belum terjawab. Jayen menambahkan tanggal dan waktu penerimaan. Kami bisa menunjukkan apa yang sudah dijawab dan apa yang masih menunggu.
Aku meminta Jacklyn menandai bahwa belum ada pemeriksaan warga.
Malam itu, Cherry mengirim pesan suara. Ia menanyakan keadaan kakiku dan apakah aku mendapat tidur cukup. Aku menjawab hari-hari ini padat, tetapi aku tidak akan menggunakan Phosperium untuk bekerja lebih lama atau menyembunyikan rasa sakit. Ia mengingatkanku bahwa pulang sebelum kelahiran bukan berarti aku harus mengabaikan tubuh sendiri. Aku berjanji akan mengikuti jadwal istirahat Jacklyn.
Jayen mengirim koreksi satuan terakhir kepada Kyaa. Ia membalas bahwa catatan baru itu jelas dan tidak memerlukan perubahan lagi.
Setelah pesan itu, aku kembali ke ruang komunikasi. Jayen sedang membaca literatur lama tentang bangsa-bangsa yang pernah tinggal di wilayah ini. Ia berkata ada beberapa keterangan yang berbeda dengan catatan resmi. Aku memintanya tidak menyimpulkan apa pun sebelum membandingkannya. Ia menjawab, 'Aku tahu. Aku hanya sedang mencari sumber yang dapat kita periksa.'
Ia mencatat judul dan tanggal terbit agar rujukan itu dapat dilacak kembali.
Kami menyimpan catatan tersebut di arsip tim.
Hari ke-12 dimulai dengan kabar dari Kesatuan: tambahan bahan pangan belum dapat diberangkatkan, tetapi mereka mengizinkan kami mengajukan permintaan lanjutan setelah pemeriksaan persediaan. Tidak ada tanggal atau jumlah yang pasti. Aku meminta Jayen membacakan pesan itu kepada tim.
'Jadi kita harus menghitung ulang sebelum meminta lagi,' kata Anna.
'Ya. Dan kita sampaikan bahwa pengiriman belum dijamin,' jawabku.
Anna dan Onni memeriksa persediaan satu per satu. Mereka menggunakan suara untuk menyebut label, tanggal, dan kondisi kemasan, sementara Jayen memasukkan datanya. Aku duduk di meja, memeriksa laporan dengan cara mendengar dan menyentuh bagian yang perlu kutandatangani. Tidak ada yang menganggap keterbatasan penglihatanku sebagai alasan untuk mengubah angka tanpa membacakannya.
Onni menemukan satu segel wadah yang tampak kurang rapat. Ia tidak membuka isinya sendiri. Ia memanggil Anna dan Jayen untuk memeriksa bersama. Setelah dibandingkan dengan catatan sebelumnya, mereka menyimpulkan wadah itu perlu dipisahkan sampai kondisi segelnya dipastikan. Jumlah bantuan yang siap dikirim berkurang satu, tetapi kami tidak menyembunyikan perubahan tersebut.
Yoon An menghitung kemampuan pesawat untuk menampung pengiriman tambahan jika Kesatuan menyetujuinya. Ia menjelaskan bahwa kami bisa membawa lebih banyak barang dengan mengurangi perlengkapan non-esensial, tetapi tidak boleh mengorbankan bahan yang dibutuhkan untuk perjalanan pulang. Aku menolak usulan untuk mengurangi cadangan keselamatan. Bantuan penting, tetapi kami tidak boleh membuat kapal tak mampu kembali.
'Kalau begitu kita minta pengiriman terpisah,' kata Jayen.
'Kita boleh mengusulkan. Jangan menulis seolah itu sudah disetujui.'
Kami memperbarui permintaan kepada Kesatuan dengan angka baru dan alasan setiap pembatasan. Aku meminta agar mereka menjawab apakah pengiriman dapat datang dalam beberapa tahap. Jika tidak, kami memerlukan penjelasan agar Kyaa mengetahui batas dukungan.
Sebelum mengirim, aku menanyakan kepada Kyaa apakah ia ingin menerima pembaruan stok. Ia meminta daftar jumlah saja. Aku tidak mengirim draf permintaan internal kepada Baron, hanya angka barang yang tersedia dan keterangan bahwa pengiriman berikutnya belum pasti. Jayen membacakan pesan itu sebelum dikirim supaya tidak ada kalimat tersirat tentang persetujuan relokasi.
Kyaa menjawab bahwa warga akan menentukan tempat penyimpanan bila bantuan datang. Ia tidak meminta kami memindahkan barang hari itu. Kami sepakat menunggu konfirmasi Kesatuan dan tidak membuat janji tanggal.
Aku meminta Jayen menyimpan pesan itu bersama rancangan permintaan lanjutan. Kyaa harus dapat memeriksa bahwa kami tidak mengubah kesediaannya menentukan tempat penyimpanan menjadi persetujuan menerima bantuan dalam jumlah yang belum diketahui. Ia hanya mengatakan warga akan memilih lokasi jika kiriman benar-benar disetujui.
Anna mengusulkan agar permintaan lanjutan disusun dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup barang yang dapat dikirim segera, sedangkan tahap berikutnya menunggu persetujuan Kesatuan dan kondisi kapal. Onni memeriksa wadah untuk memastikan kedua tahap tidak tercampur. Aku menyetujui usulan itu dengan syarat warga diberi tahu jika salah satu tahap batal. Mereka tidak boleh mengira seluruh jumlah akan datang hanya karena kami mengajukan permintaan.
Yoon An menanyakan apakah pesawat dapat mengantar barang tanpa menyalakan semua sistem navigasi. Ia menjelaskan bahwa penggunaan daya bisa dikurangi untuk pengiriman dekat, tetapi keselamatan penerbangan pulang tetap harus dijaga. Kami mencatat batas itu. Tidak ada pengiriman yang akan dilakukan sebelum Kesatuan menyetujui jumlah dan waktu, dan sebelum Kyaa menentukan lokasi yang dapat diterima.
Siang hari, Baron menghubungi lagi. Ia mengatakan Frontier membutuhkan bukti bahwa misi masih bergerak. Aku menjelaskan bahwa peninjauan persediaan dan pembicaraan resmi adalah bagian dari misi, meski belum menghasilkan keberangkatan.
'Orang-orang di atas hanya melihat hasil,' katanya.
'Kalau hasil yang diminta adalah persetujuan tanpa informasi, aku tidak bisa melaporkannya.'
Ia mengingatkan bahwa kapten bertanggung jawab menyelesaikan misi. Aku menjawab bahwa tanggung jawab itu juga mencakup menjaga tim dan penduduk dari keputusan yang dibuat tanpa data. Baron tidak menjawab panjang. Ia hanya meminta laporan harian diteruskan.
Setelah sambungan berakhir, Donnie berkata ia memahami bahwa ia tidak sedang dikirim untuk menyerbu. Ia ingin setiap perubahan tugas disampaikan langsung, bukan lewat rumor. Aku menjanjikan itu. Yoon An juga meminta agar jika ada operasi baru, rute dan alasannya dibagikan kepada semua anggota tim lebih dulu.
Aku menambahkan permintaan mereka ke aturan komunikasi. Tidak ada anggota yang akan bergerak hanya karena mengira Baron menginginkan tindakan cepat. Semua instruksi harus jelas, tertulis, dan sesuai mandat misi. Jayen membacakan kalimat itu; tim menyetujuinya.
Sore itu, aku mengirim kepada Kyaa ringkasan stok yang telah diperiksa. Ia menjawab bahwa warga belum menentukan lokasi karena belum ada kepastian kiriman. Aku membalas bahwa kami akan menunggu. Ia tidak perlu memilih tempat untuk sesuatu yang mungkin tidak datang. Percakapan itu singkat, tetapi membuat batas antara usulan dan kenyataan tetap jelas.
Jayen menandai permintaan logistik sebagai tertunda sampai Kesatuan memberi keputusan.
Aku tidak memberi Kyaa tanggal yang belum ada.
Sesudah pembaruan itu, tidak ada kabar tambahan tentang bantuan. Anna dan Onni mengunci kembali persediaan yang belum diserahkan. Kyaa belum meminta pertemuan baru. Aku tidak menganggap diam sebagai penolakan. Kami telah memberi tahu keadaan stok dan menunggu mereka menentukan langkah berikutnya.
Malamnya, Jayen membuka lagi buku yang dibacanya. Ia menemukan catatan lama tentang Kaburu yang mungkin berkaitan dengan laporan Kyaa. Ia belum dapat memastikan sumbernya. Aku memintanya membandingkan tanggal dan penulis sebelum menyampaikannya sebagai fakta.
'Aku akan cari rujukan aslinya,' katanya. 'Ada nama Pia Bellack di salah satu daftar pustaka.'
Aku mengingat nama itu dari percakapan di pesawat. 'Jangan simpulkan dulu. Besok, tunjukkan apa yang benar-benar tertulis.'
Jayen menyetujui. Aku menutup laporan hari ke-12 dengan status yang sama jujurnya: bantuan tambahan belum dikirim, warga belum memutuskan pindah, dan satu petunjuk literatur perlu diperiksa. Misi bergerak, tetapi belum ke arah yang bisa diukur dengan jumlah penumpang.
Yoon An menyimpan rute alternatif dalam arsip tim untuk berjaga-jaga.
Belum ada tanggal pengiriman tambahan.