Tengah rumah ramai oleh candaan dan tawa. Pada hari kunjungan rutin Sadina bersamaan dengan datangnya teman-teman Deral. Kata Kirana, mereka akan mengerjakan tugas kelompok. Sekarang dalam perkumpulan itu Kirana tidak lagi menjadi satu-satunya anak SMA. Ada Sadina yang duduk di sampingnya walau tidak mengerti apa yang tengah mereka bicarakan.
Sebenarnya teman-teman Deral sangat ramah. Tidak merasa canggung waktu Sadina duduk di ruang tengah melihat pekerjaan mereka. Deral juga tampak nyaman bersama teman-temannya. Binar matanya berbeda. Ada kehangatan di dalamnya.
Sadina duduk di samping Deral, memerhatikan kakaknya itu mengetik cepat di atas keyboard. Kata dan simbol yang muncul di layar berbahasa asing, terkadang campuran dengan angka. Yang Sadina tahu Deral mengambil program s