Hidup ini bukan hanya mencari yang terbaik,tapi lebih kepada menerima kenyataan.Orang yang tahu bersyukur akan bisa menikmati keindahan dunia dan arti kebahagiaan hidup.
Menginjak remaja Riska ingin segera bekerja,tapi saat ini masih menginjak SMP.Mana ada yang menerima kerja hanya dengan pendidikan segitu.
Riska bertekat melanjutkan pendidikan ke SMK sehingga usai lulus dapat langsung kerja,sehingga bisa menghasilkan uang untuk keperluan pribadi dan tak perlu minta pada orang tuanya.
Tak perlu kuliah di samping dia bosan dengan berbagai pelajaran juga sadar diri karena orang tuanya yang tak begitu sayang terhadapnya,pastinya akan keberatan untuk pengeluaran biaya kuliah.
Sikap orang tuanya dalam memperlakukan Riska dengan adiknya terlihat jelas berbeda.Sehingga dia mencari kesenangan lain.Berkumpul dengan teman baik itu di organisasi maupun hanya buat sekedar ngobrol.
Riska menaruh rasa pada Mannaf kakak kelasnya,cowok itu tinggi,hidungnya mancung,mirip artis India "Hrithik Roshan" banyak cewek yang menaruh hati padanya.Sehingga Riska minder dan mengesampingkan perasaannya.
Tapi lambat laun dengan sering bertemunya dalam acara organisasi yang sama Mannaf dan sepertinya Mannaf juga menaruh rasa terhadap Riska.Sering kali Mannaf mencuri-curi pandang pada Riska.Tiap selesai acara Mannaf selalu nungguin Riska jadi saat pulang Mannaf berjalan di belakang Riska seolah dia bodyguard Riska.
Hal itu hampir tiap hari terjadi,tapi tak membuat Riska menjadi besar kepala.Karena mungkin dia berfikir Mannaf bersikap begitu terhadapnya hanya untuk tebar pesona.
Hingga suatu hari Mannaf mengajak Riska berbicara dan menyatakan perasaannya.Tentu saja Riska shock mendengar ucapan Mannaf.Rasanya tak percaya.Bagaimana bisa Mannaf yang di idolakan banyak cewek malah menyukainya.
Namun Mannaf selalu meyakinkan jika dia jujur dan tulus.Meskipun ada perasaan tak percaya Riska menerimanya juga,itu artinya dia tidak bertepuk sebelah tangan.Perasaannya bercampur antara seneng dan ada khawatirnya takutnya jika Mannaf hanya mempermainkannya.Riska juga masih takut jika hubungannya dipublikasikan,sehingga Riska berharap ini di rahasiakan karena dia masih sekolah.
Dengan hubungan itu Riska merasa ada yang menyayanginya.Jika tidak dapat kasih sayang dari orang tuanya,dia mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari kekasihnya.Meskipun mereka menjalani backstreet.
Jarang bertemu karena untuk bertemu harus menghadapi rintangan,Riska harus ada alasan tetap untuk bisa keluar dari rumah.Hingga mereka sepakat kirim pesan lewat surat yang di titipkan pada teman atau tetangga dekat.
Ada rasa tersendiri saat berkirim surat.Kata-kata tertulis dapat di baca berulang kali dengan kalimat yang romantis,kadang lucu yang bikin rindu.Dengan kertas berwarna aroma wangi yang menyenangkan perasaan hati,serasa mewakilkan kehadirannya.
Tiap kata tertulis tanda perhatian,ungkapan sayang.Rasa rindu yang menggebu seolah sirna terganti perhatianmu.Rasanya waktu tak ingin berlalu.