Kila menengok ke arah belakang Sheren. Nampak Fardo yang tengah duduk. Fardo mendongak, ia sadar sedang diperhatikan. Kila memandang Sheren kembali. "Tapi kenapa? Kenapa dia tiba-tiba membegal Bunda?"
"Tidak tahu." Sheren tiba-tiba meraih telapak lengan Kila, memegangnya erat. Arkan yang menyaksikan itu dari tadi ikut penasaran, apa yang akan dikatakan Sheren.
"Sasa, apa kamu ingin tahu wajah Rangga?"
"Rangga putra pertama Bunda? Dari kemarin aku penasaran."
"Dia."
"Hah? Dia siapa, Bun?"
"Orang yang ada di belakang Bunda."
Kila tercengang. "Fardo?"
Sheren mengangkuk sekali.
Arkan tergemap. Kedua matanya memerhatikan Fardo. Jujur, dari awal ia curiga karena wajah Fardo memang sedikit mirip Glen.
"Dia Rangga? Putra kandung Bunda?"
Lagi-lagi Sheren mengangguk.
Kila ha