Malam ini terasa dingin, aku tak terlihat dan tak bisa menyentuh apapun di sini, tapi udara dingin masih bisa kurasakan.
Entah kejadian apalagi yang akan terjadi, sebelumnya aku berada di kamar Ayah dan Ibu, tapi tiba-tiba tempat dan suasana berubah seperti sebelumnya.
Aku merasa ada yang mendekat ke arahku. Sepertinya bukan satu orang yang mendekat ke sini.
Perasaan lega muncul saat tahu yang mendekat ke arahku adalah Ayah dan tiga prajurit yang mengikuti langkah Ayah.
"Awasi kamar Putri Samara, jika ada sesuatu yang aneh langsung katakan padaku. Aku akan pergi ke perpustakaan istana," perintah Ayah pada tiga prajurit di depannya.
Ayah pergi meninggalkan tiga prajurit yang baru saja diberikan perintah. Seiring kepergian Ayah, para prajurit itu juga pergi. Aku rasa mereka akan meng