“Tidak semua kebahagiaan diukur dengan harta, rupa dan takhta. Terkadang kesederhaan dan hal-hal kecil saja bisa membuat kita tersenyum bahagia tanpa kita sadari.”
*****
Seusai makan siang.
Nazarel juga hendak membantu mencuci piring dan wadah kotor di dapur. Tetapi bi Karsih melarangnya.
“Jangan Non, biar bibi aja,” kata bi Karsih tidak enak. Sudah masak dibantu Nazarel, cuci wadah kotor juga masa dilakukan oleh tamu.
“Tidak apa, bi. Saya suka bantu-bantu kok di rumah juga,” jawab Nazarel ngarang. Sebenarnya dia adalah Ratu di rumahnya. Anak dan cucu perempuan satu-satunya kesayangan keluarga Adhitama. Jangankan cuci wadah, nurunin pakaian kotor saja, di tangga bi Ipih sudah teriak-teriak tidak boleh. Jadi, kenyataannya dia bukan tidak mau membantu pekerjaan rumah, tetapi tidak boleh