“Apakah itu tindakan yang bagus, Jelita? aku tahu wanita itu sangat licik. Ia tidak ingin menandatangani surat perceraian kami. Ia tidak bisa diajak bicara baik-baik. Jika aku menghubuinginya, maka dia akan besar kepala. Aku tidak ingin itu terjadi,” ucap Abizar tidak setuju.
“Tapi masalah kalian tidak akan selesai hanya dengan salih menyalahkan seperti itu. Aku mengerti perasaan Jovanka, dia melakukan itu semua karena mencintaimu. Tidak ada alasan lain, jadi aku pikir, kalian perlu membicarakan ini 4 mata dengan kepala dingin,” usul Jelita.
“Kau bisa ya, mengatakan hal seperti itu. Kau bilnga dia mencintaiku? Dia sudah berbohong padaku untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Aku tidak akan menerima apa pun alasan ia melakukan itu, apalagi ia mengatas namakan cinta.” Abizar mulia kesal.