Jelita hanya terdiam, apakah benar Abizar hanya melakukan itu saja? Apa ia harus memaafkan suaminya ini? Tapi bagaimana dengan ancaman Jovanka terhadapnya? Jika pun ia kembai memaafkan Abizar, apakah anaknya akan selamat dari teror Jovanka?
“Jelita, aku melakukan itu semua hanya karena ingin melindungimu saja, jika tidak Jovanka akan semakin menjadi,” ungkap Abizar. Jelita menatap Abizar dengan dalam. Sekarang ia tahu apa yang seharusnya ia lakukan.
“Kau masih saja lemah di hadapan Jovanka Bagaimana pun kesalahannya padamu. Kau masih belum bisa mengalahkannya, Pak. Kau masih tidak berdaya menghadapinya. Kalau begitu saja kau sudah mengikuti semua kemauannya, bagaimana bisa kau melindungiku dan bayiku kedepannya. Jika diancam seperti itu saja kau sudah melakukan apa yang ia mau, bagaiman