Chapter 05
Setelah menonton film, mereka melanjutkan dengan sambil bercerita-cerita.
“karena besok libur, aku mau cerita sedikit deh.” Ucap shia sambil menghadap mereka berdua
“cerita apa tu?, oiya gimana kamu sama si aksel?” tanya mahira sambil menggoda Shia
“aksel lagi, adehh bucin bucin.” Aisa Ngeledek Shia
Mahira dan Aisa yang sudah mengetahui sejak awal tentang hubungan Shia dan aksel yang ga akan pernah bersatu karena beda agama. Tapi sangat sulit untuk dilepaskan bagi Shia yang begitu sangat mencintai aksel dan begitupun sebalik nya. Aisa yang khawatir dengan kisah cintanya Shia membuatnya selalu memperingati Shia dan sedangkan Mahira yang ikut khawatir juga pada Shia selalu berharap lebih dengan hubungan nya selalu dia ingat kan dengan memberi saran yang tidak menyinggung untuk Shia. Karena bagaimanapun Shia adalah sahabat mahira dan Aisa yang paling mereka sayangi dan mereka tidak ingin melihat Shia sedih. Shia yang sudah tau risiko mencintai beda agama tapi dia tetap ingin bersama aksel yang dia cintainya.
“aksel selalu pemenang di hatiku gada seorang pun ra, sa. Aku sangat mencintainya, tolong doakan agar aksel masuk islam.” berharap Shia
“apapun yang buat mu bahagia ya, aku bakal selalu dukung dan doakan yang terbaik untukmu ya.” Jawab mahira sambil memeluk Shia
“iya ya, kita bakal selalu doain buat kamu beb.” Aisa sambil memeluk juga
(Shia yang tersenyum dan mulai menyuruh Aisa untuk bercerita juga)
“sa, gimana kamu sama daus, kamu masih LDR kan sama si daus?” Tanya Shia kepada Aisa
“iya tuh, daus masih di palembang kan, ko dia belum kesini-sini si.” penasaran mahira
“em, masih cuman ya daus lagi fokus sama pondok nya dulu karena dia mau perdalam agamanya dan katanya si in sya Allah dia akan ngelamar aku setelah lulus nanti sekitar usia ku 24tahun.” Jawab Aisa sambil nyemil
“oh baguslah kalau gitu, dia mau jadi calon imam yang baik itu buat kamu sa.”saut mahira sambil nyemil
“iya tu bener.”semangat Shia
“iyaa sih, yaudalah, aku juga udah seneng bareng main sama kalian aja.” Ucap Aisa
“aaa pelukkkkk.” Saut Shia sambil memeluk
~lanjut