"Lantas?"
"Sudah jelas. Terlebih sepatu lelaki dan pakaian yang berserakan di ruang tamu. Putung rokok dan ponsel selingkuhannya."
Dave kembali berhasil mencetak goal, hanya tiga poin lagi ia akan memenangkan taruhan dengan Damian.
"Kau tahu siapa selingkuhannya?"
"Tidak. Dan tidak ingin mencari tahu juga. Aku langsung pergi dan tak menemuinya lagi."
"Kau memutuskannya saat itu juga?"
Damian merebut bola dan nyaris mencetak poin, tetapi Dave merebut kembali dengan gesit.
"Seperti orang asing tanpa kabar atau permintaan maaf, aku mendiaminya dan kurasa itu bukan lagi sebuah hubungan. Tetapi hubungan itu benar-benar berakhir saat dia datang ke rumahku dan menangis. b******n itu menghamilinya. " Mereka diam sejenak saat setelah Dave berhasil memasukka bola ke dalam ring. Saling berha