Sudah hari kedua wanita paruh baya itu berada di Rumah Sakit. Ia masih belum kembali seperti keadaannya di sedia kala. Namun, ia sudah mulai mengatakan sepatah dan dua patah kata untuk berkomunikasi dan menyampaikan maksudnya. Camelia dengan sabar mendampingi Bunda nya yang sedang terbaring lemah di Rumah Sakit, memberikan berbagai macam keperluan wanita itu.
"Bunda, ayo kita makan dulu" ujar Camelia dengan semangkok bubur yang ada di tangannya.
Amy membuka mulutnya dan mulai merespon dengak gerak-gerik seadanya. Memakan sedikit demi sedikit suapan yang diberikan oleh anaknya itu.
Tak lama berselang seorang suster berpakaian putih masuk ke dalam kamar perawatan, memakai papan yang dikeratkan sebuah kertas berisi beberapa check list. Suster itu mengukur tensi darah Amy dan memberikan s