[Camelia’s POV]
Ayah datang membawa bubur yang aku sukai, dan membawa satu kotak bungkusan makanan untuk Bunda. Sepertinya, yang satu lagi mirip tempat makan yang ada di rumah, buatan Bi Iyah. Tanganku meraih bubur dari Ayah, dan memakannya dengan lahap. Ah, nikmat sekali bisa makan makanan diluar sekitaran Rumah Sakit.
Ayah datang dengan hangat, memberikan kecupan di kening Bunda, untuk menghibur Bunda yang masih terlihat lesu. Terlihat erat sekali keluarga kami kalau sedang berkumpul seperti ini, aku senang rasanya.
Segala masalah yang pernah menghampiri ku rasanya hilang dan tak berarti. Yang aku pikirkan sekarang hanyalah bagaimana aku bisa merasakan momen kebersamaan ini terus menerus? Terlintas di pikiran ku untuk menanyakan kapan Ayah akan kembali bekerja lagi. Bukan untuk mengus