Hari ini adalah hari pertama bagi Mira bekerja di sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit yaitu yang ada di PT.TORGANDA.
Dan untuk menjadi seorang administrasi tidak lah mudah, Mira harus menjalani masa training terlebih dahulu selama enam bulan.
Selama masa training Mira ditugaskan untuk menjaga sebuah koperasi kedai yang ada di cabang perusahaan Pt.Torganda.
Koperasi tersebut hanya menyediakan bahan pangan saja, seperti beras, minyak, gula, garam dan yang lainnya atau lebih jelasnya seperti grosir sembako.
Namun Mira tidak sendiri disana, dia di dampingi oleh seorang seniornya untuk membimbing Mira.
Hari ini Mira akan berjaga sendiri karena seniornya tersebut sedang pergi untuk menyetorkan hasil penjualan mereka ke kasir perkebunan yang ada di pusat Kantor besar.
seorang pria datang untuk membeli sesuatu ke koperasi kedai milik Mira.
" permisi....." kata pria tersebut
" ada apa yah??" kata Mira
" aku ingin membelikan mi instan." kata pria tersebut.
" berapa??" kata Mira
" lima ribu" kata pria tersebut
" tunggu sebentar, aku akan ambilkan mi instan nya." kata Mira pergi ke arah mi instan tersebut dan mengambilnya sebanyak tiga bungkus.
" ini..." kata Mira
" ini masih tiga, aku membeli lima ribu rupiah" kata pria tersebut
" lima ribu hanya dapat tiga bungkus mi instan saja." kata Mira
" mahal sekali ini..." kata pria itu.
" ini adalah harga yang sudah di tentukan oleh pihak pusat, kita hanya bisa menjual barang-barang disini berdasarkan harga yang sudah di berikan oleh mereka." kata Mira mencoba menjelaskan agar pria tersebut tidak salah paham.
" kau lah yang tahu itu,"
" yang aku tahu, harga per bungkus mi instan ini hanya seribu saja jika dikampung ku." kata pria tersebut
" kalau begitu beli saja di kampung mu, gampang kan??" kata Mira
"alamak...."
" sombong sekali kau" kata pria tersebut
" jika ingin membeli maka silahkan beli, jika tidak, maka silahkan tinggalkan koperasi ku ini.'
" aku tidak punya waktu untuk berdebat dengan mu." kata Mira
" baiklah...."
" karena aku butuh, maka dengan keadaan terpaksa aku akan membeli jualan mu ini." kata pria tersebut
Mira memberikan mi instan tersebut kepada pria itu.
" jika membeli dengan keadaan terpaksa, maka ini tidak akan menjadi vitamin bagi mu" kata Mira sambil menerima uang pria itu.
" berikan aku kantong plastik." kata pria itu
" belanjaan mu hanya lima ribu, jadi tidak ada anggaran kantong plastik untuk itu." kata Mira
" ngeri yah...."
" pantasan orang-orang koperasi ini memiliki banyak uang, ternyata begini cara kerja kalian" kata pria itu
" jika begitu, kenapa kamu tidak bekerja sebagai anggota koperasi saja. pasti kamu juga akan memiliki banyak uang." kata Mira
" sebenarnya aku sangat ingin seperti kalian. hanya saja, PT ini tidak menerima laki-laki sebagai petugas koperasi, hanya wanita yang belum menikah lah yang bisa mendapatkan pekerjaan ini.' kata pria itu
" kenapa kamu tidak menyamar???".
" orang-orang pasti tidak akan curiga jika kamu mencobanya,"
" karena tanpa mencobanya pun mulut kamu sudah sangat seperti perempuan." kata Mira.
pria tersebut melihat kearah Mira, Mira menyadari pandangan pria tersebut.
" mulutnya seksi, maksudku" kata Mira sambil menutup pintu koperasi nya agar pria tersebut tidak masuk kembali kedalam koperasi.