Hari pernikahan telah tiba. Semua keluarga berkumpul di salah satu hotel keluarga Abimanyu. Meskipun sebenarnya Davon tidak ingin merepotkan siapa pun. Termasuk Papa mertuanya itu. Dengan berat hati Davon menerima bantuan dari papa mertuanya itu.
“Jangan nervous! Percaya dengan diri sendiri. Kalau kamu bisa ijab qobul dengan baik dan lancar,” ucap Melisa mencoba memberikan semangat untuk putra semata wayangnya. Davon menghela nafas pelan. Davon mengatur detak jantungnya yang berdegup dengan cepat. Saat mempelai wanita dipanggil, dan datang. Semua mata menatap dengan penuh kekaguman. Karena Kiandra terlihat sangat cantik dengan balutan kebaya yang melilit di tubuhnya. Dia berjalan dengan anggun digandeng oleh papanya. Maria yang menatap kedatangan putrinya, dia tidak kuasa untuk meneteskan