Kiandra membuka matanya. Dia sangat kaget saat melihat Davon ada disampingnya. Terlebih lagi saat dia membuka selimut yang membalut tubuhnya.
“Ahhhhhhh...” teriak Kiandra membangunkan Davon yang masih tertidur pulas.
“Kenapa pagi-pagi sudah berteriak sih sayang,” ucap Davon dengan lembut.
Kiandra yang baru sadar, dia langsung menutup mukanya dengan telapak tangannya. Dia lupa kalau dirinya sudah menikah. Dan tadi malam adalah malam panasnya bersama sang suami.
“Maaf, Mas. Aku lupa kalau kita sudah menikah,” ucap Kiandra penuh rasa bersalah. Davon menarik Kiandra kedalam pelukannya. Menyandarkan tubuh Kiandra ke dadanya.
“Aku memakluminya, Sayang. Ini hari pertama kamu menjadi istriku. Dan semua itu butuh proses. Dan aku akan menjalani proses itu bersama kamu,” ucap Davon dengan tulus.